Selama tahun 2022, Korea Utara telah melakukan lebih dari 100 uji coba rudal, yang telah memicu peningkatan latihan militer gabungan antara AS dan Korea Selatan.
Baca Juga: Tahun Baru, Polres Blitar Kota Terapkan Rekayasa Lalu Lintas
Sementara itu, Korea Utara juga telah meningkatkan hubungannya dengan Cina dan Rusia, yang mendukungnya dalam menghadapi sanksi PBB yang diberlakukan atas uji coba senjata mereka.
Dalam perkembangan terkait, Kim dilaporkan melakukan pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping, yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan bilateral antara kedua negara.
Namun, ada kecurigaan bahwa Korea Utara telah memberikan bantuan senjata konvensional kepada Rusia dalam perang di Ukraina sebagai imbalan atas teknologi senjata canggih dari Rusia untuk meningkatkan program senjata mereka.
Baca Juga: Viral Anies Bubble di Platform X, Ini Artinya!
Peluncuran satelit mata-mata Korea Utara ini terjadi setelah Kim melakukan perjalanan ke Rusia, dan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin.
Ia juga mengunjungi fasilitas-fasilitas produksi senjata Rusia. Perjalanan ini menimbulkan kecurigaan tentang potensi pertukaran teknologi senjata antara kedua negara.
Artikel Terkait
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Masih Menghilang
Donald Trump Milih Tak Komentar Soal Kemunculan Kim Jong-unĀ di Publik
Adik Kim Jong-Un mengancam Korea selatan
Kim Jong-un Muncul ke Publik Tanpa Pakai Masker
Mengaku Gagal, Kim Jong-un Minta Maaf kepada Warganya