Ia memberikan kepercayaan penuh kepada direksi Jaya dan Metropolitan, namun tetap siap memberi arahan ketika dibutuhkan. Pendekatan ini perlahan membuahkan hasil. Ketiga kelompok usaha Ciputra—Pembangunan Jaya, Metropolitan, dan Grup Ciputra—akhirnya bisa keluar dari krisis.
Untuk menutup utang, Ciputra harus melepas sejumlah saham di berbagai perusahaan, termasuk di Bumi Serpong Damai. Beberapa unit usaha seperti Bank Ciputra harus ditutup. Namun, langkah-langkah sulit tersebut berhasil menyelamatkan imperium bisnisnya dari kebangkrutan.
Baca Juga: Ribuan Warga Gereja Rayakan Harmony Fest 2025 di Jakarta
Kini, estafet kepemimpinan mulai bergeser ke generasi berikutnya. Cipta Ciputra Harun, cucu Ciputra, mengungkapkan bahwa meski telah mencapai kesuksesan besar, sang kakek tetap hidup dengan cara yang bersahaja.
Kesederhanaan itu bukan sekadar gaya hidup, tapi prinsip yang dibawa Ciputra sejak awal membangun kariernya hingga akhir hayat. “Dia nggak pernah mikirin sepatunya apa, bajunya apa. Sepatu dia cuma satu, New Balance warna hitam, entah tahun berapa belinya. Nggak ganti-ganti,” ujar Cipta.
Artikel Terkait
Wagub Banten A Dimyati Natakusumah : Banten Say No To Drugs Tugas Kita Semua
Desa Sindanglaya jadi Pilot Project Program Radenmas Kemendes PDTT
Ruwat Desa Segodobancang Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo
Cegah Komplikasi Diabetes, FK UWKS Bersama Puskesmas Dukuh Kupang Gelar Edukasi Intensif 5 Pilar dan Senam Kaki
Kanit Binmas Polsek Krembung Dampingi Petani Garap Lahan Ketahanan Pangan