Kamis, 4 Juni 2026

Ribuan Warga Gereja Rayakan Harmony Fest 2025 di Jakarta  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 14:37 WIB
Harmony Fest 2025 menjadi salah satu rangkaian HUT PGI.  (Istimewa)
Harmony Fest 2025 menjadi salah satu rangkaian HUT PGI. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Harmony Fest 2025 menjadi salah satu rangkaian utama dalam perayaan HUT ke-75 Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI). Digelar di pelataran parkir GPIB Immanuel, Jakarta, pada Jumat, 30 Mei 2025, acara ini menyedot ribuan peserta dari berbagai denominasi gereja, pimpinan sinode, MPH-PGI, serta undangan umum.

Sejak pukul 08.00 WIB, antrian peserta telah mengular, menunjukkan tingginya antusiasme meskipun acara baru dimulai pukul 10.00 WIB. Dalam semangat kebersamaan, panitia turut mengundang anak-anak dari sejumlah panti asuhan, seperti Kasih Anugrah Kalideres, Benih Iman Ciawi, Elsafan Duren Sawit, dan Bersinar Ciracas.

Kehadiran mereka menjadi bagian penting dari wajah inklusif acara ini. Dirjen Bimas Kristen RI, Jeane Marie Tulung, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Harmony Fest 2025. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar pesta gereja. "Saya melihat acara ini bukan hanya pesta gereja, tapi juga menjadi pesta rakyat, dan ruang perjumpaan lintas komunitas, bahkan lintas iman. Hal ini mencerminkan wajah gereja yang bersahabat, memberi dampak, serta menghadirkan sukacita dalam kehidupan umat dan masyarakat," ujarnya.

Acara dibuka dengan penampilan tarian Yosfan khas Papua yang langsung mengajak peserta menari bersama. Tidak sedikit yang berlarian ke depan panggung, termasuk para pemimpin gereja dan anak-anak, larut dalam suasana yang hangat dan meriah. Setiap sesi di Harmony Fest diisi dengan beragam kegiatan dan diselingi pembagian doorprize.

Citramaja City adalah pilihan hunian yang tepat untuk keluarga masa kini, karena fasilitasnya lengkap, lingkungan hijau, dan akses strategis. (Instagram)

Penampilan musik tradisional dari berbagai daerah seperti kolintang, sasando, gondarang, dan safe menambah warna budaya dalam festival ini. Penyanyi rohani seperti Gaby Rene, Dave Manopo, Olivia Pardede, Adeline Thesa, Igo Pentury, hingga Barry Likumahuwa Gospel Collective turut menyemarakkan suasana dengan lagu-lagu rohani yang akrab di telinga peserta.

Selain hiburan, tersedia pula bazaar makanan dari 25 pelaku UMKM yang menyajikan hidangan khas dari berbagai daerah seperti Manado, Batak, dan Jawa. Bazaar ini menjadi ruang ekonomi kreatif yang disambut baik oleh pengunjung. Bagi anak-anak, disiapkan area Kids Corner dengan kegiatan seperti panggung boneka, lomba mewarnai, menggambar, dan permainan tradisional.

Kegiatan lain yang tidak kalah menarik adalah lomba catur, yang diikuti 150 peserta dari berbagai kalangan usia. Panitia menyebutkan jumlah ini sebenarnya dibatasi karena banyaknya minat dari masyarakat. Di sela acara, sebanyak 1250 paket sembako dibagikan kepada para peserta, yang terdiri dari beras, gula pasir, dan minyak goreng.

Beragam apresiasi datang dari peserta dan tamu. Yolan Papasih dari GPIB Maranatha Jakarta Pusat mengatakan, “Jujur acara ini sangat luar biasa, dan saya senang bisa mengikutinya. Ada pagelaran kesenian dan bazaar, dan ini semua sangat positif buat kita semua, terlebih ini baru yang pertama kali dilakukan PGI dalam merayakan ulang tahunnya.”

Baca Juga: 5 Kasus Brankas Dibobol, Termasuk Milik Dara Arafah! Ini Cara Memilih Brankas yang Aman  

Senada dengan itu, Donald Panjaitan dari GPIB Bethlehem menyebut acara ini sebagai bentuk hiburan yang mempererat kebersamaan warga gereja. “Terkhusus pemberian sembako, saya sangat terkesan karena sangat membantu mereka yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi,” ucapnya.

Ketua Bikers for Christ Indonesia (BFCI), Ferdo Raturandang, juga turut memberikan komentar. “Apa yang kita tabur itu yang kita tuai, dan saya kira apa yang telah dilakukan dalam acara ini, tentu telah dipersiapkan dengan baik oleh panitia, dan hasilnya sekarang kita lihat sangat baik. Selain itu, persatuan juga terlihat. Jadi kita patut memberi apresiasi," kata dia.

Dari sisi pelaku UMKM, Marlon Lengkong dari Kios Poco-poco menyampaikan rasa syukur karena bisa terlibat. “Saya dari Kios Poco-poco sangat merasa sukacita, karena tidak hanya kami bisa sekadar jualan, tapi juga bisa bakudapa sama-sama yang dari Minahasa. Juga sekaligus bangga karena hampir semua yang disajikan adalah makanan dari Minahasa sangat enak,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian HUT ke-75 PGI, akan digelar Ibadah Syukur pada Sabtu, 31 Mei 2025, di GKI Pondok Indah, Jakarta Selatan, pukul 15.00-20.00 WIB. Kegiatan ini juga akan dilengkapi dengan UMKM Fest, jamuan kasih, dan acara kebersamaan sebagai wujud syukur dan harapan ke depan.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini