Kamis, 4 Juni 2026

Zat Besi untuk Balita Masih Terabaikan, Survei: 23 Persen Balita Indonesia Terindikasi Anemia

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 21 Mei 2025 | 11:47 WIB
Anemia Defisiensi Besi mengancam kesehatan balita Indonesia.  (Istimewa)
Anemia Defisiensi Besi mengancam kesehatan balita Indonesia. (Istimewa)

Wakil Ketua Majelis Kesehatan PP Aisyiyah, Chairunnisa, mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya risiko ADB pada anak Indonesia. Ia menyatakan bahwa satu dari tiga balita Indonesia berisiko mengalami anemia defisiensi besi, dan hal tersebut tidak boleh dianggap sepele.

Baca Juga: Ops Damai Cartenz-2025 Bangun Kedekatan dengan Warga Okpol Lewat Patroli Sambang  

“Satu dari tiga balita Indonesia itu berisiko untuk mengalami ADB. Fakta ini tentu tidak bisa kita abaikan begitu saja,” katanya.

Sebagai organisasi perempuan yang memiliki jaringan luas dan konsisten dalam isu kesehatan masyarakat, PP Aisyiyah menyatakan komitmennya untuk turut serta dalam upaya menanggulangi ADB di berbagai wilayah.

“Aisyah sebagai organisasi perempuan sebagai penggerak di masyarakat maka kita penting sekali untuk bagaimana kita mempunyai kepedulian untuk mengatasi jangan sampai terjadinya ADB ini secara berkelanjutan,” ucapnya.

Permasalahan ADB memang membutuhkan perhatian lintas sektor dan berkelanjutan. Edukasi, akses pangan bergizi, serta pemeriksaan rutin merupakan langkah-langkah dasar namun penting untuk mencegah dan mengatasi anemia sejak dini.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini