Kamis, 4 Juni 2026

Konklaf Dimulai: Dari Asia hingga Afrika, Ini Daftar 16 Kardinal Calon Paus Baru  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 7 Mei 2025 | 11:19 WIB
Sebanyak 133 kardinal dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Kapel Sistina, Vatikan.  (X)
Sebanyak 133 kardinal dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Kapel Sistina, Vatikan. (X)

7. Mario Grech (68), Malta

Uskup emeritus Gozo yang dikenal sebagai figur kompromi dan berperan dalam forum sinodal Gereja.

Baca Juga: Bupati Nias Barat Ungkap Jual Beli Jabatan, Ada yang Bayar 'Upeti' hingga Rp150 Juta  

8. Peter Erdo (72), Hongaria

Uskup Agung Esztergom-Budapest, seorang intelektual dan pakar hukum kanon yang telah menulis puluhan buku.

9. Jean-Claude Hollerich (66), Luksemburg

Jesuit yang pernah menjadi misionaris di Jepang, ahli dalam hubungan Asia-Eropa dan sastra Jerman.

10. Luis Antonio Tagle (67), Filipina

Uskup Agung Emeritus Manila yang populer secara global, dikenal karismatik, moderat, dan berani mengkritik masalah internal Gereja.

11. Charles Maung Bo (76), Myanmar

Kardinal pertama dari Myanmar yang diangkat oleh Paus Fransiskus dan aktif dalam dialog antaragama.

12. Peter Turkson (76), Ghana

Salah satu tokoh senior di Vatikan, lama disebut sebagai calon paus kulit hitam pertama karena perannya dalam keadilan sosial.

13. Robert Sarah (79), Guinea

Mantan prefek Kongregasi Ibadat Ilahi, dikenal dengan pandangan konservatif. Hampir melewati batas usia untuk ikut konklaf.

14. Fridolin Ambongo Besungu (65), Kongo

Uskup Agung Kinshasa dan ketua asosiasi uskup Afrika (SECAM), satu-satunya kardinal Afrika dalam dewan penasihat Paus.

Baca Juga: Jadi Syarat Bagi Penerima Bansos: Apa Itu Vasektomi dan Risikonya?

15. Robert Francis Prevost (69), Amerika Serikat

Kardinal asal Chicago yang memimpin Dikasteri Uskup, berperan dalam seleksi uskup-uskup baru di seluruh dunia.

16. Timothy Dolan (75), Amerika Serikat

Uskup Agung New York yang konservatif, vokal menentang aborsi, dan dikenal memiliki kepribadian ceria dengan akar budaya Irlandia-Amerika.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini