Kamis, 4 Juni 2026

Lebaran Betawi 2025 Ramaikan Monas, Dodol hingga Kerak Telor Siap Disajikan Gratis! Ini Jadwalnya  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 25 April 2025 | 14:11 WIB
Lebaran Betawi 2025 kembali digelar di kawasan Monas, Jakarta.  (X)
Lebaran Betawi 2025 kembali digelar di kawasan Monas, Jakarta. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Lebaran Betawi 2025 kembali digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada 25 hingga 27 April 2025. Festival ini menjadi ruang bertemunya budaya lokal dan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana syukuran khas Betawi. Pemerintah Provinsi Jakarta menyelenggarakan acara tahunan ini dengan semangat yang lebih terbuka dan inklusif.

Tahun ini, konsep yang diangkat tidak hanya menghadirkan kesenian tradisional, tetapi juga menyuguhkan ribuan porsi kuliner Betawi secara cuma-cuma. “Akan banyak kuliner Betawi, kami berikan secara gratis,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Jakarta, Moch Miftahulloh Tamary, dalam keterangan yang dikutip pada Rabu.

Berbagai menu seperti ketupat, semur, kerak telor, hingga dodol Betawi disiapkan untuk dinikmati oleh pengunjung. Menurut Pemprov DKI, lebih dari 15.000 porsi makanan telah disiapkan guna menyambut antusiasme masyarakat yang hadir.

Festival ini dimulai pada malam Jumat dan mencapai puncaknya pada hari Sabtu. Selain mencicipi makanan, masyarakat juga disuguhi parade budaya, pementasan seni tradisional, serta penampilan dari komunitas Betawi dan daerah lainnya.

Citramaja City adalah pilihan hunian yang tepat untuk keluarga masa kini, karena fasilitasnya lengkap, lingkungan hijau, dan akses strategis. (Instagram)

Pemerintah menyebutkan bahwa acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan menuju usia 500 tahun Jakarta. Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global yang tetap menghargai warisan budayanya.

“Menuju 500 tahun Jakarta dan juga kota global, kami tidak hanya mengundang masyarakat Jakarta saja, tetapi juga kedutaan-kedutaan ASEAN untuk ikut hadir dan berkontribusi,” kata Miftahulloh.

Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan seperti ini, Jakarta dapat menyeimbangkan laju modernisasi dengan pelestarian budaya. Kehadiran festival budaya ini juga disebut sebagai bagian dari diplomasi kultural yang melibatkan komunitas internasional.

Baca Juga: Ratusan Siswa Jadi Korban Keracunan, ICW Desak Hentikan Program Makan Bergizi Gratis  

Lebaran Betawi pertama kali dicetuskan pada 2008 oleh para tetua adat Betawi sebagai ajang silaturahmi lintas budaya dan etnis yang hidup berdampingan di Jakarta. Tradisi ini digelar setiap bulan Syawal sebagai perpanjangan dari suasana Idul Fitri, namun dalam nuansa lokal yang khas.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini