Kamis, 4 Juni 2026

Paus Fransiskus Wafat, Ini 8 Kandidat Terkuat Penggantinya  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 21 April 2025 | 15:57 WIB
Paus Fransiskus wafat.  (X)
Paus Fransiskus wafat. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin pagi, 21 April 2025, pukul 07.35 waktu Roma dalam usia 88 tahun. Pengumuman ini disampaikan oleh Kardinal Kevin Farrell, Kamerlengo Vatikan yang memegang otoritas administratif selama Takhta Suci dalam keadaan kosong.

Kepergian pemimpin umat Katolik ini membawa duka mendalam bagi umat di seluruh dunia. Selama lebih dari satu dekade, Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang mengusung kesederhanaan, kepedulian sosial, dan inklusivitas dalam Gereja Katolik.

Ia terpilih menjadi paus pada 13 Maret 2013, menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri. Sebagai Paus pertama dari Amerika Selatan dan dari ordo Serikat Yesus, kehadirannya membawa angin segar dalam kepemimpinan Gereja.

Wafatnya Paus Fransiskus membuka jalan bagi konklaf untuk memilih pemimpin baru umat Katolik. Meskipun secara teknis siapa pun pria Katolik dapat dipilih, prosesnya hampir selalu berfokus pada para kardinal yang aktif.

Citra Maja City menawarkan berbagai kemudahan untuk memiliki rumah impian. (Citra Maja)

Berikut sejumlah nama pun mulai mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Paus Fransiskus.

1. Kardinal Pietro Parolin

Pietro Parolin menjabat sebagai Sekretaris Negara Vatikan selama lebih dari 11 tahun. Ia dikenal sebagai tokoh moderat yang berpengalaman dalam diplomasi internasional Gereja.

Kariernya mencakup penugasan di Nigeria dan Meksiko, dan ia diangkat menjadi kardinal pada tahun 2014. Parolin dianggap sebagai sosok yang bisa melanjutkan warisan kepemimpinan Paus Fransiskus.

2. Kardinal Fridolin Ambongo Besungu

Fridolin Ambongo Besungu merupakan Presiden Simposium Konferensi Episkopal Afrika dan Madagaskar. Ia menjadi perhatian internasional saat menolak ajaran Fiducia supplicans yang memperbolehkan pemberkatan pasangan sejenis.

Besungu adalah tokoh konservatif yang menekankan prinsip moral tradisional Gereja. Ia diangkat menjadi kardinal oleh Paus Fransiskus pada 2019.

Baca Juga: 10 Daerah dengan Utang Pinjol Terbesar, Nomor Satu Bukan Jakarta  

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini