NAWACITAPOST.COM - Penggunaan layanan pinjaman online (pinjol) di Indonesia terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Akses cepat dan proses praktis membuat banyak orang tertarik menggunakannya.
Laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai penyaluran pinjaman online pada Januari 2025 sebesar Rp27,86 triliun. Angka ini turun 0,5 persen dibandingkan Desember 2024 yang mencapai Rp28 triliun.
Jumlah akun penerima pinjaman meningkat tipis menjadi 14,69 juta akun. Sebagian besar berasal dari Pulau Jawa, mencapai lebih dari 74 persen dari total akun.
Outstanding loan atau utang yang belum dibayar tercatat sebesar Rp78,50 triliun pada Januari 2025. Ini menunjukkan masih tingginya ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online.
Jawa Barat mencatat utang pinjol tertinggi secara nasional, yakni sebesar Rp19,88 triliun. Angka ini setara dengan 25 persen dari total utang pinjol di Indonesia. DKI Jakarta menempati urutan kedua dengan total utang Rp12,5 triliun.
Berikut daftar lengkap 10 provinsi dengan nilai outstanding loan tertinggi per Januari 2025.
1. Jawa Barat: Rp19,88 triliun
2. DKI Jakarta: Rp12,5 triliun
3. Jawa Timur: Rp9,81 triliun
4. Jawa Tengah: Rp6,6 triliun
5. Banten: Rp5,97 triliun
6. Sumatra Utara: Rp2,73 triliun
7. Sulawesi Selatan: Rp1,85 triliun
8. Sumatra Selatan: Rp1,58 triliun
9. Bali: Rp1,55 triliun
10. Lampung: Rp1,46 triliun
Tingkat keberhasilan pembayaran (TKB90) mencapai 97,48 persen. Ini berarti sebagian besar peminjam masih mampu melunasi utangnya dalam 90 hari setelah jatuh tempo.
Baca Juga: Seharga Mobil Mewah, Berikut Daftar 5 Makam Termahal di Indonesia
Tingkat wanprestasi (TWP90) sebesar 2,52 persen menunjukkan masih ada yang gagal membayar tepat waktu. Namun, angka ini masih dalam batas yang dianggap wajar.
Artikel Terkait
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini 5 Film Horor Yang Tayang Bulan Mei 2025 di Bioskop
14 Daerah dengan Gereja Terbanyak di Indonesia
Lantik Pj Kades, Bupati Nias Barat Tekankan Pemutakhiran Indeks Desa dan Pelayanan kepada Masyarakat
10 Film Terlaris 2025: dari Jumbo hingga Pengantin Iblis
Komisi B DPRD Surabaya Tinjau RPU Jeruk Lakarsantri, Soroti Alat Kurang Layak dan Akses Jalan