- Kerugian ekspor minyak mentah dalam negeri: Rp35 triliun
- Kerugian impor minyak mentah melalui broker: Rp2,7 triliun
- Kerugian impor BBM melalui broker: Rp9 triliun
- Kerugian pemberian kompensasi (2023): Rp126 triliun
- Kerugian pemberian subsidi (2023): Rp21 triliun
Dengan angka sebesar itu, kasus ini menjadi salah satu skandal keuangan terbesar dalam sejarah industri migas Indonesia.
Artikel Terkait
Vadel Badjideh Jadi Tersangka Kasus Asusila, Nikita Mirzani: Apa Yang Saya Sampaikan Fakta
Terkesan Lamban, Famoni Gulo Pertanyakan Penanganan Kasus Penganiayaan di Polres Tapteng
Siap Berantas Fraud, Pegadaian Berkomitmen Menuntaskan Kasus Agen Pamekasan
Daftar 7 Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia, Terbaru Pertamina
Merasa Dikriminalisasi, Pendeta Gideon Saragih Bawa Kasus Dugaan Akta Nikah Palsu ke Komisi III DPR