NAWACITAPOST.COM - Pendapatan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tengah menjadi perbincangan setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Riva Siahaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero). Selain Riva, sejumlah direktur lainnya juga ikut tersandung kasus ini.
Berapa Gaji Dirut Pertamina Patra Niaga?
Gaji dan tunjangan para petinggi Pertamina Patra Niaga diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-13/MBU/09/2021.
Kompensasi bagi direksi mencakup gaji pokok, tunjangan, fasilitas, serta tantiem (insentif kinerja).
Mengacu pada Laporan Keuangan 2023 PT Pertamina Patra Niaga, total kompensasi yang diberikan kepada manajemen kunci terdiri dari jajaran direksi dan komisarismencapai US$19,1 juta atau sekitar Rp312 miliar (asumsi kurs Rp16.370 per dolar AS).
Pada 2023, perusahaan memiliki tujuh anggota dewan komisaris dan tujuh anggota direksi.
Jika jumlah kompensasi ini dibagi rata, maka setiap individu berpotensi menerima sekitar US$1,36 juta atau setara Rp21,8 miliar per tahun!
Baca Juga: Merasa Dikriminalisasi, Pendeta Gideon Saragih Bawa Kasus Dugaan Akta Nikah Palsu ke Komisi III DPR
Selain gaji pokok, para direksi juga mendapatkan berbagai tunjangan dan fasilitas, antara lain:
- Tunjangan Hari Raya (THR): Maksimal satu kali gaji per tahun
- Tunjangan perumahan: Sebesar 85% dari tunjangan perumahan Dirut
- Asuransi purna jabatan: Premi ditanggung perusahaan hingga 25% dari gaji tahunan
- Fasilitas kendaraan dinas & asuransi kesehatan
- Bantuan hukum jika diperlukan dalam kapasitas jabatan
Selain itu, para direksi juga berhak menerima tantiem atau insentif kinerja jika perusahaan mencetak laba dan mencapai target bisnis yang ditetapkan.
Seiring dengan kasus dugaan korupsi ini, Kejagung telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka, termasuk enam pegawai Pertamina dan tiga dari pihak swasta. Beberapa di antaranya adalah:
- Riva Siahaan – Dirut PT Pertamina Patra Niaga
- SDS – Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasiona
- YF – Dirut PT Pertamina International Shipping
- AP – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional
- MK – Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga
- EC – VP Trading Operation Pertamina Patra Niaga
Adapun tersangka dari pihak swasta meliputi:
- MKAN – Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa
- DW – Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan PT Jenggala Maritim
- YRJ – Komisaris PT Jenggala Maritim dan Dirut PT Orbit Terminal Merak
Baca Juga: Daftar 7 Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia, Terbaru Pertamina
Total Kerugian Negara Capai Rp193,7 Triliun!
Kejagung mengungkapkan bahwa dugaan korupsi ini menyebabkan kerugian negara yang sangat besar, mencapai Rp193,7 triliun, dengan rincian sebagai berikut:
Artikel Terkait
Vadel Badjideh Jadi Tersangka Kasus Asusila, Nikita Mirzani: Apa Yang Saya Sampaikan Fakta
Terkesan Lamban, Famoni Gulo Pertanyakan Penanganan Kasus Penganiayaan di Polres Tapteng
Siap Berantas Fraud, Pegadaian Berkomitmen Menuntaskan Kasus Agen Pamekasan
Daftar 7 Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia, Terbaru Pertamina
Merasa Dikriminalisasi, Pendeta Gideon Saragih Bawa Kasus Dugaan Akta Nikah Palsu ke Komisi III DPR