4. Kardinal Luis Antonio Tagle (67 tahun, Filipina)
Jika terpilih, Tagle akan menjadi paus pertama dari Asia. Ia dikenal memiliki pandangan yang lebih inklusif, terutama dalam mendukung kelompok minoritas seperti LGBTQ, ibu tunggal, dan umat Katolik yang telah bercerai.
5. Kardinal Raymond Leo Burke (75 tahun, AS)
Dikenal sebagai figur tradisionalis, Burke kerap mengkritik kebijakan Paus Fransiskus yang lebih progresif. Ia menentang pendekatan yang lebih lunak terhadap isu-isu kontroversial seperti pernikahan sesama jenis dan penggunaan kontrasepsi.
Dengan mencuatnya sejumlah kandidat kuat, pemilihan paus mendatang diprediksi menjadi momen krusial bagi masa depan Gereja Katolik.
Keputusan yang diambil para kardinal dalam konklaf akan menentukan arah kepemimpinan baru di Vatikan di tengah berbagai tantangan global.
Artikel Terkait
Kunjungi Masjid Istiqlal: Berikut Pidato Paus Fransiskus, Ajak Dunia Jaga Persatuan dalam Perbedaan
Kunjungan Apostolik Berakhir, Menag Ungkap Tiga Pesan Paus Fransiskus
719 WNI dari Papua Mengikuti Kunjungan Paus Fransiskus di PNG, Kakanwil Apresiasi Layanan Imigrasi di PLBN Skouw Jayapura
Vatikan Konfirmasi Paus Fransiskus Alami Pneumonia di Kedua Paru-Paru
Kodisi Paus Fransiskus Saat Ini, Tes Terbaru Terdeteksi Gagal Ginjal