mix-news

Gubernur Pramono Anung Instruksikan Sapu Bersih Premanisme, Parkir Liar hingga Peredaran Obat di Tanah Abang

Jumat, 6 November 2026 | 16:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama jajaran usai rapat terbatas di Balai Kota, Kamis (5/11/2026). (Dok. Pemprov DKI)

NAWACITAPOST.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengambil langkah tegas dan strategis untuk membenahi wajah kawasan komersial Tanah Abang, Jakarta Pusat.
 
Dalam upaya menciptakan iklim kota yang aman, tertib, dan kondusif, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggalakkan penataan menyeluruh guna memutus mata rantai tindak kriminalitas serta berbagai praktik ilegal yang membelenggu pusat perdagangan terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Instruksi penertiban tersebut ditujukan langsung kepada empat pilar instansi teknis, yakni Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Perumda Pasar Jaya, serta Perumda Sarana Jaya.
 
Baca Juga: Dorong Investasi Produsen Sepatu Nike, Kanwil Bea Cukai Banten Resmi Terbitkan Fasilitas Kawasan Berikat
 
Sinergi lintas sektoral ini diterjunkan untuk mengerosi berbagai penyakit masyarakat yang kian meresahkan warga dan pedagang, mencakup perlawanan terhadap aksi premanisme yang mengintimidasi, pembersihan kantong-kantong parkir liar yang memicu kemacetan parah, hingga pembasmian peredaran obat-obatan terlarang di sekitar kawasan Tanah Abang.

Kendati tindakan tegas di lapangan digelorakan, Pramono mewanti-wanti seluruh personel gabungan agar menanggalkan pendekatan refresif. Orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut mengecam keras segala bentuk tindakan berlebihan maupun kekerasan fisik dalam proses penertiban.
 
Menurutnya, pendekatan humanistis wajib dikedepankan demi memastikan aspek perekonomian warga lokal dan keberlangsungan usaha para pedagang kecil tetap terlindungi.

Keputusan penting itu ditegaskan Pramono seusai memimpin Rapat Terbatas bersama jajaran instansi terkait yang digelar di Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026). Rapat koordinasi tersebut menyusun skema taktis penataan ruang publik sekaligus penegakan hukum secara terukur.
 
Baca Juga: Dilantik Menkeu Suahasil Nazara, Berikut Profil Herman Saheruddin Sekretaris KSSK

"Kita tata secara gradual. Yang paling penting adalah kehidupannya mulai berjalan dengan baik dan juga masyarakat itu tidak kehilangan periuk nasinya," tegas Pramono di hadapan awak media usai rapat.

Menindaklanjuti arahan strategis Gubernur, pemerintah kewilayahan bergerak cepat menyusun skenario aksi di lapangan.
 
Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami mengonfirmasi bahwa jajaran aparatur kecamatan siap menerapkan formula pembenahan yang menyeluruh dan menyentuh akar permasalahan kawasan.

"Penataan kawasan Tanah Abang itu secara holistik akan dilakukan untuk menelusuri permasalahan apa saja yang perlu dituntaskan, salah satunya adalah premanisme," ujar Dwiarti menanggapi instruksi Gubernur.
 

Baca Juga: Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Profil 3 Jenderal Polri yang Ditetapkan Tersangka


Sebagai langkah awal pembenahan, Pemprov DKI Jakarta bersama Pemerintah Kecamatan Tanah Abang kini tengah menginventarisasi serta menyiapkan pemenuhan sarana dan prasarana penunjang kawasan.
 
Ketersediaan infrastruktur pendukung ini disiapkan sebagai fondasi utama sebelum menggelar koordinasi intensif bersama jajaran aparat penegak hukum, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat setempat.

Dengan perpaduan antara ketegasan penegakan hukum atas praktik premanisme dan kepekaan sosial terhadap roda ekonomi warga, Pemprov DKI Jakarta optimistis penataan holistik ini mampu mengembalikan kejayaan kawasan Tanah Abang sebagai pusat perbelanjaan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.(Fifi Abdurahman)

Tags

Terkini