Jakarta, NAWACITAPOST – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Pembina Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) meminta seluruh jajaran Kemendagri mendukung TP PKK dalam menyukseskan program-program pemerintah.
“Saya minta Ditjen (Bina) Pemdes dan seluruh jajaran Kemendagri terus dukung PKK ini, supaya mereka bisa bergerak mesin ini,” kata Mendagri pada saat menghadiri acara Penyerahan Bantuan dari Pihak Ke-3 kepada Ketua Umum TP PKK Pusat, di Gedung PKK Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021).
BACA JUGA : Belajar Dari India, Mendagri Minta Masyarakat Tak Lengah Terapkan Prokes
Lebih lanjut, ia meminta para kader TP PKK memiliki pemahaman yang sama untuk menghidupkan peran TP PKK di masyarakat, terutama di tengah menghadapi pandemi Covid-19 dan dampak sosial ekonominya.
“Para staf yang ada di PKK juga memiliki pemahaman yang sama, kita ingin menghidupkan PKK,” imbuhnya.
Menurutnya, pemerintah pusat membentuk dan menempatkan TP PKK di bawah pembinaan Kemendagri lantaran fungsi dan tugas Mendagri selaku pembina politik dan pemerintahan di daerah. Sehingga, TP PKK sebagai pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga dapat bersinergi dengan Kemendagri.
BACA JUGA : Dukung Pelaksanaan Pasar Murah, TP-PKK Pusat Terima Bantuan Sembako
“Itu sebetulnya maksudnya kenapa PKK tidak ditaruh di kementerian lain, karena tugasnya sangat luas tidak hanya menyangkut masalah perempuan, anak saja, karena prinsipnya kesejahteraan keluarga,” terangnya.
Dalam acara penyerahan bantuan tersebut, Mendagri juga mengapresiasi sumbangsih pihak swasta kepada TP PKK, berupa 3500 paket sembako, 3500 liter minyak goreng, dan 571 susu serta biskuit bagi ibu hamil. Ia berharap, TP PKK dapat menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial.
BACA JUGA : Ketum TP PKK: Posyandu Ujung Tombak Pelayanan Masyarakat agar Lebih Sehat
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Protelindo, Gimni, dan Astra Daihatsu atas kebaikan hatinya untuk memberikan sumbangsih kepada massa, kepada rakyat melalui jalur PKK,” terangnya.
Tak hanya itu, Mendagri mengatakan masih menunggu dukungan dari semua pihak untuk memanfaatkan jalur TP PKK sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) ekstensif dapat menjadi penghubung dengan masyarakat.
“Kepada teman-teman semua yang ingin menyampaikan dukungan dan memanfaatkan jalur PKK sebagai jalur organisasi yang ekstensif, kita sangat menunggu, banyak warga kita rakyat kita yang masih mengharapkan dukungan dan perlu dibantu,”pungkasnya.
Puspen Kemendagri
Editor: Kornelius
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Minggu, 29 Juni 2025 | 06:00 WIB
Rabu, 28 Mei 2025 | 17:33 WIB
Senin, 19 Mei 2025 | 17:39 WIB
Selasa, 11 Maret 2025 | 06:00 WIB
Jumat, 7 Maret 2025 | 18:22 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 19:25 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 19:06 WIB
Sabtu, 1 Februari 2025 | 06:00 WIB
Jumat, 31 Januari 2025 | 10:26 WIB
Jumat, 31 Januari 2025 | 09:49 WIB
Minggu, 17 Maret 2024 | 21:25 WIB
Minggu, 28 Januari 2024 | 21:07 WIB
Minggu, 22 Oktober 2023 | 17:22 WIB
Jumat, 1 September 2023 | 13:55 WIB
Kamis, 31 Agustus 2023 | 16:11 WIB
Jumat, 25 Agustus 2023 | 18:23 WIB
Kamis, 24 Agustus 2023 | 13:44 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 08:46 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 08:18 WIB