Jumat, 5 Juni 2026

Prancis Makin Panas, Toko Nike-Zara Dijarah Hingga Bank di Bakar

Photo Author
safrianasyahra, Nawacita Post
- Jumat, 30 Juni 2023 | 18:57 WIB
Prancis Makin Panas, Toko Nike-Zara Dijarah Hingga Bank di Bakar (Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Prancis Makin Panas, Toko Nike-Zara Dijarah Hingga Bank di Bakar (Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes)

NAWACITApost.com - Para pedemo marah atas pembunuhan seorang remaja berusia 17 tahun keturunan Aljazair dan Maroko selama pemberhentian lalu lintas, oleh polisi.  Insiden tersebut meliputi kebakaran dan pengunjuk rasa yang melemparkan kembang api.

Pada malam ketiga demonstrasi di kota-kota besar Prancis terlihat sangat kacau. Polisi nasional melaporkan bahwa pasukan mereka menghadapi insiden baru di kota-kota Marseille, Lyon, Pau, Toulouse, dan Lille.

Lebih dari 400 orang ditangkap di berbagai kota di Prancis setelah negara tersebut dilanda kerusuhan. Jendela-jendela toko juga dihancurkan di sepanjang jalan pusat perbelanjaan di Rue de Rivoli.

Di Vaulx-en-Velin, sebuah pinggiran kota di timur Lyon, para pemuda melepaskan kembang api ke arah polisi. Di Sevran, sebelah timur laut Paris, puluhan mobil dibakar.

Ketika malam tiba, sebuah bank dibakar sebelum petugas pemadam kebakaran memadamkannya dan mencegah api agar tidak menyebar ke gedung apartemen di atasnya. Tidak ada laporan tentang korban luka.

"Di pusat kota Paris, sebuah toko sepatu Nike dan Zara dijarah dan jendela-jendela di sepanjang jalan perbelanjaan Rue de Rivoli dihancurkan," kata polisi Paris, seperti yang dilansir dari Al Jazeera pada Jumat, (30/06/2023).

Di Montreuil, ratusan pemuda menyerang berbagai toko, termasuk apotek dan McDonald's.  Hal ini menyebabkan kerugian yang signifikan bagi para pemilik toko. Selain itu, tempat sampah dibakar di sekitar balai kota. Polisi menggunakan gas air mata untuk menghadapi kerusuhan ini.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengadakan pertemuan kabinet kedua pada Jumat, sebagai respons atas kerusuhan yang meluas sebagai protes atas penembakan fatal seorang remaja oleh polisi.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, melalui akun Twitter-nya, mengabarkan bahwa setidaknya 667 orang ditangkap di seluruh Prancis dalam satu malam, saat bentrokan terjadi antara polisi dan para perusuh di beberapa kota, termasuk pembakaran toko dan bank, serta perusakan bus.

 

Editor: safrianasyahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB