Kamis, 4 Juni 2026

Jokowi Undang Presiden Ukraina di G20, Tamparan Keras Buat Amerika dan PBB

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 28 April 2022 | 15:34 WIB
Presiden Jokowi di tengah, Presiden Putin (kiri), dan Presiden Volodymyr Zelensky (kanan). Kolase.
Presiden Jokowi di tengah, Presiden Putin (kiri), dan Presiden Volodymyr Zelensky (kanan). Kolase.

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Semua negara yang tergabung dalam G 20 sudah diundang secara resmi oleh pemerintah Indonesia, termasuk Rusia. Begitulah penjelasan dua menteri srikandi  Indonesia : Menlu Retno Marsudi dalam forum di Qatar, dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati di  pertemuan Menkeu G20, Amerika Serikat.

Baca Juga : Pengamat Hubungan Internasional Prof Hikmahanto : Indonesia Jangan Mau Diatur Amerika


Dalam forum yang digelar di Amerika itu. Saat Menkeu Rusia bicara, Menkeu negeri Paman Sam dan Menkeu Ukraina meninggalkan acara tersebut.

Baca Juga : Soal Undangan Kepada Putin di Acara G20, Amerika Tidak Perlu Dikte Indonesia


bahkan Presiden Amerika Joe Biden kerap mengultimatum, tidak akan hadir dalam pertemuan G 20 di Bali, Indonesia, pada Nopember 2022 bila Rusia diundang dan hadir. Seruan itu disambut rekan-rekannya dari negara barat. Namun, perlahan sedikit melunak, dengan memberi syarat, bila Rusia diundang, Ukraina pun harus diundang, pintanya ke Jokowi.

Baca Juga : Di Era SBY, Ketegasan dan Keberanian Sri Muyani Dihalangi, Jokowi Malah Suruh Gaspol


Tak butuh lama, setelah Menlu bertemu delegasi Rusia dan Ukraina dalam ruangan terpisah.

Presiden Jokowi menghubungi Presiden Ukraina Volodmyr Zelensky, Rabu (27/4/2022) malam.

Ini terungkap dari cuitan di media sosial Presiden Volodymyr Zelensky, Rabu (27/4/2022) malam.

"Telah berbicara dengan Presiden (bendera RI) Jokowi. Terima kasih untuk mendukung (bendera Ukraina) kedaulatan dan integritas teritorial, khususnya untuk posisi yang jelas di PBB. Keamanan pangan adalah isu yang dibicarakan," ujarnya, dikutip CNBC Indonesia, ungkap orang nomor satu Ukraina dalam cuitan di media sosial Presiden Zelensky.

"Sangat menghargai undangan ke saya untuk hadir ke pertemuan G20," jelas Zelensky.
Terlepas dari desakan sejumlah negara, untuk mengundang Ukrania, apabila Rusia tetap diundang. Jokowi memang dari sejak awal konflik perang Ukraina dan Rusia, akan mengundang Presiden Ukraina dalam forum internasional G20.

Jika, Presiden Ukraina nanti hadir di Bali (G20). Presiden Jokowi telah melaksanakan misi mulia yang seharusnya dilakukan PBB, yaitu pertemuan negara yang berkonflik untuk menuju perdamaian.

Sekaligus juga, membuat Amerika akan dibuat malu, bila tak hadir di G20 Bali. Pasalnya, syarat untuk Ukraina di undang telah dilaksanakan Jokowi.

Yang jelas dan pasti, kehadiran Ukraina di G20, bisa dimaknai sebagai tamparan keras buat Amerika dan PBB, yang hanya bisa menghimbau dan menggertak saja.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB