Kamis, 25 Juni 2026

Plt Kepsek SMPN 1 Kutawaluya Akhir Kembalikan Uang PIP Yang dipotong sebesar 40 juta

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Selasa, 11 Februari 2025 | 16:12 WIB
Ilustrasi bantuan Dana PIP
Ilustrasi bantuan Dana PIP

 

Karawang, NAWACITAPOST.COM - Oknum Kapala sekolah SMPN I Kutawaluya Kabupaten Karawang berinisial OM diduga mengelapkan bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP), dari mulai tahun 2020 sampai dengan 2021.

Hal tersebut dibenarkan oleh Plt Kepala Sekolah SMPN 1 Kutawaluya Haji Asma sangat menyayangkan tidak dibagikan dana PIP ataupun dipotong oleh pihak sekolah yang merampas hak-hak orang, sehingga tercipta kegaduhan di lingkungan SMPN 1 Kutawaluya.

"Membenarkan adanya peristiwa, dan saya sudah meminta pertanggung jawaban kepada kepala sekolah lama, untuk mengembalikan dana PIP tersebut kepada yang berhak," ungkap Asma, di kutip Libas, di ruangan kerjanya. Selasa (11/2/2025).

Menurut Haji Asma yang merupakan Kepsek SMPN 1 Rengasdengklok sempat terjadi kesalahpahaman antara dirinya dengan Oman Rusmana (OR), yang pada waktu tahun 2020-2021 menjabat sebagai kepala sekolah SMPN 1 Kutawaluya, karena Oman Rusmana, tidak mengakuinya.

"Saya sudah bilang, siapapun yang makan dana PIP tersebut, tetap saja pimpinan yang mesti bertanggung jawab, karena pada waktu itu dia lah yang menjabat kepala sekolah di SMPN 1 Kutawaluya," ujarnya

Lebih lanjut Asma, menjelaskan berdasarkan data yang diterima siswa yang mendapatkan atau menerima bantuan dan PIP dari tahun 2021 sampai 2022 sejumlah 141 siswa, adapun jumlah uang yang diterima oleh penerima bervariatif ada yang 300 ribu ada juga lebih

Dia juga mengatakan bahwa Oman Rusman (OM) sudah mengembalikan uang sebesar Rp 40 juta guna untuk mengganti yang telah dipotong serta dikembalikan kepada penerima yang di potong.

" Kata Asma ,sedang mengevaluasi soal pengembalian uang yang sebesar Rp 40 juta kepada siapa aja atau kepada yang belum menerima dana PIP tersebut, pada tahun 2020-2021," imbuhnya.

Ia juga menjelaskan bahwa diri pusing dengan adanya kejadian tersebut serta memalukan dan mencoreng dunia pendidikan .

"Alhamdulillah masalah ini bisa di atasi dengan kembali membagikan dana bantuan PIP kepada yang berhak menerimanya serta tepat sasaran ," pungkasnya.(Nurjaya Bachtiar)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini