NAWACITApost.com – Dalam rangka meriahkan Expo Pelayanan Publik dan Pentas Seni Budaya, gelaran Festival Indie Band Kemenkumham Jabar menjadi sorotan utama. Sebanyak 34 band, yang terdiri dari 23 band perwakilan Unit Pelaksana Teknis dan 11 peserta umum dari berbagai instansi dan komunitas, bergabung dalam kompetisi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menghidupkan semangat musikalitas dan kreativitas. Seluruh band peserta tampil selama dua hari expo ini berlangsung pada Senin, (07/08/2023).
R. Andika Dwi Prasetya, yang merupakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, menyampaikan bahwa festival ini mencerminkan semangat yang kuat dari para pegawai dan masyarakat dalam dunia musik.
-
Beliau berkata, "Festival Indie Band adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan bakat musikal yang dihadirkan oleh para peserta. Semua adalah pemenang di atas panggung ini," ujarnya.
Para dewan juri yang terdiri dari Fikri Binar Sukma, Della "The Truth", dan Ega Robot turut memberikan pandangan mereka tentang festival ini. Fikri Binar Sukma berbagi pemikirannya, "Musik adalah bahasa universal yang tak mengenal batas. Festival ini mencerminkan semangat dan keberagaman musik dalam satu panggung."
Dalam berbagai kategori yang dipertandingkan, band-band peserta berhasil menunjukkan dedikasi dan semangat mereka dalam bermain di atas panggung.
Untuk kategori perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tim Imigrasi berhasil meraih Juara 1, diikuti oleh Tim BKW29 yang mendapatkan Juara 2. Sementara itu, posisi Juara 3 diberikan kepada Tim Sukamiskin. Penghargaan khusus, Favorit, diberikan pada Tim Narkotika Gunung Sindur. Sedangkan untuk kategori umum band Bluesy Wave berhasil memenangkan Juara 1, sementara Juara 2 diraih oleh Beruang Kota. A Version berhasil meraih posisi Juara 3. Band Lynnelle juga meraih gelar Juara Favorit.
Festival Indie Band Kemenkumham Jabar bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk bersatu dalam harmoni musikalitas. Semangat dan inspirasi dari festival ini diharapkan akan terus membawa warna baru dalam perkembangan musik indie dan seni budaya di Jawa Barat.