Jumat, 5 Juni 2026

2023 Tahun Merek Nasional, Direktur DJKI Kurniawan Telaumbanua : Mendukung Kebijakan Pemerintah atas Gerakan Nasional Bangga Atas Buatan Indonesia

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Selasa, 9 Mei 2023 | 16:09 WIB
Kurniawan Telaumbanua Direktur Merek dan Indikasi Geografis (DJKI Kemenkumham RI. Foto Tangkapan layar chanel YouTube Metro TV, Senin (8/5/2023).
Kurniawan Telaumbanua Direktur Merek dan Indikasi Geografis (DJKI Kemenkumham RI. Foto Tangkapan layar chanel YouTube Metro TV, Senin (8/5/2023).

Jakarta, NAWACITAPOST.com – Kenapa tahun 2023 ditetapkan sebagai tahun merek nasional? Alasannya, karena kita ingin mendukung kebijakan pemerintah atas gerakan nasional yaitu Bangga atas Buatan Indonesia. Jadi kita menggunakan produk-produk dalam negeri. Jadi itu inti sebenarnya, jelas Direktur Merek dan Indikasi Geografis pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kurniawan Telaumbanua (KT) ketika diwawancarai Yohana Margaretha dari Metro TV dalam program acara NEWSLINE dengan tajuk Tahun Merek Nasional One Village One Brand, Senin (8/5/2023).

Jika Anda membeli sesuatu barang, apakah merek menjadi dasar petimbangan? Sebagian besar mengatakan ya. Sementara dari sisi usaha merek menjadi sangat penting. Karena memberikan identitas pada produk yang dijual. Bahkan merek bukan menjadi bagian dari suatu produk, tetapi memberikan value atau nilai bagi suatu produk itu sendiri.

-
ka ke ki ; Kurniawan Telaumbanua Direktur Merek dan Indikasi Geografis (DJKI), Yohana Margaretha (Metro TV). Foto tangkapan layar Chanel YouTube Metro TV, Senin (8/5/2023).

Lalu, tahukah Anda di tahun 2023 ini dicanangkan sebagai tahun merek nasional oleh Kemenkumham? Jadi bagi Anda yang ingin mendaftarkan merek atau brand Anda tetapi belum banyak pengetahuan tentang syarat dan kemudahan apa saja yang harus dipenuhi dalam suatu pendaftaran tentang suatu merek? Berikut perbicangannya;

Metro TV : Bagaiamana trend terkait dengan permohonan merek di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini.

KT : Ya terimakasih mbak Yohana dan pemirsa Metro TV. Kalau kita lihat secara umum, terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap pendaftaran kekayaan intelektual. Apa itu berupa paten, desain industri, hak cipta termasuk merek. Kalau kita lihat dalam tiga (3) tahun terakhir, tahun 2020, 2021 sampai 2022, itu ada peningkatan yang cukup signifikan. Tahun 2022 kita menerima permohonan 95.000 lebih kemudian meningkat ditahun 2021 diangka 106.000, dan tahun 2022 diangka 121.000 lebih permohonan merek.

Kalau kita klasifikasi lagi bahwa usaha-usaha yang digemari masyarakat saat ini. Itu didominasi oleh kosmetik, skincare, makanan  sudah pasti, dan di kelas 35 dikenal dengan jasa penjualan.

Sehingga masyarakat sudah bisa menggunakan teknologi informasi penjualan, tentu dia mengikuti trend. Nah paling penting yang mau saya sampaikan, angka-angka ini sebenarnya punya makna bagi pertumbuhan ekonomi. Ada suatu penelitian, bahwa negara yang memiliki kekayaan intelektual yang banyak itu berkorelasi dengan pertumbuhan negara itu. Misalnya Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Korea Selatan dan sekarang ini Cina atau Tiongkok sekarang ini terus melakukan perlindungan kekayaan intelektual, sehingga ekonominya luar biasa maju.

Metro TV : Usaha apa yang telah dilakukan Kemenkumham khususnya di bidang yang bapak tangani, agar masyarakat punya kesadaran untuk mau mendaftarkan merek?

KT : Jadi khususnya di (DJKI) Kemenkumham RI setiap tahunnya meluncurkan program-program unggulan. Jadi program-program unggulan ini menjadi stimulus bagi peningkatan kesadaran masyarakat.

-
Yasonna Laoly Menteri Hukum dan HAM RI (kanan) dan Kurniawan Telaumbanua Direktur Merek dan Indikasi Geografis (DJKI). Foto tangkapan layar Chanel YouTube Metro TV, Senin (8/5/2023).

Saya memberikan contoh di tahun 2022, itu merupakan istimewa bagi DJKI karena mengalami peningkatan pendaftaran mereka termasuk hak paten negeri tertinggi. Karena kita melakukan upaya program roving seminar Menteri Hukum dan HAM. Lalu ada program Yasonna mendengar dimana bapak Menteri Hukum dan HAM kita dauluat menjadi influenzer bagi masyarakat , beliau turun ke masyarakat, belanja masalah bagi para pelaku kreator, inventor yang memiliki persoalan-persoalan dibidang Kekayaan Intelektual  (KI), beliau mendengar dan menyimpulkan, serta kita mengambil langkah-langkah itu. Jadi sebenarnya kegiatan yang kita lakukan dalam hal ini.

Metro TV : Kenapa di tahun 2023 ini dicanangkan sebagai tahun merek nasional?

KT :  Sebenarnya sejak tahun 2018 DJKI menetapkan tahun tematik setiap tahun. Misalnya di tahun 2018 kita menetapkan sebagai tahun Indikasi Geografis. Jadi kita ingin tahun Indikasi Geografis kita didaftarkan. Kemudian di tahun 2019 sebagai Desain Industri. Kekayaan Intelektual Komunal tahun 2020, kemudian tahun 2021 hak paten, dan tahun lalu (2022) bapak menteri Hukum dan HAM sebagai tahun cipta.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini