Bandung, NAWACITAPOST.COM – Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI) pada pagi hari ini menyelenggarakan Seminar Kesehatan Nasional yang secara hybrid dan berpusat di Selasar Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Jakarta pada Rabu, (09/11/2022).
Baca Juga : Kemenkumham Jabar Dorong Penyegaran Organisasi Menuju Lebih Baik Melalui Promosi dan Mutasi
Kakanwil Kemenkumham Jabar Sudjonggo dan Kepala Bagian Program & Humas Toni Sugiarto beserta jajarannya mengikuti secara luring seminar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional di bulan November ini.
Dengan tema "Back To Office : Jadilah Pegawai yang Sehat, Bugar, dan Produktif", seminar yang dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej ini diisi oleh beberapa pembicara yaitu Sekretaris Jenderal Andap Budhi Revianto, Pembina Perhimpunan Ergonomis Indonesia Yassierli, Dokter Penyakit Dalam Sukamto dan Psikiater Nova Riyanti.
-
Dalam sambutannya Wamenkumham Hiariej menyampaikan bahwa Kemenkumham memprioritaskan kesehatan untuk menunjang produktifitas kerja pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada perlindungan kesehatan pegawai. Hiariej juga mengajak hadirin untuk bangkit kembali dari situasi pandemi, bersatu, kokoh dan teguh untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia sebagai pahlawan bagi lingkungan sekitar.
Seminar Kesehatan pada kali ini membahas mengenai upaya – upaya yang telah dan perlu dilakukan dalam menjaga kesehatan fisik dan jiwa di masa pandemi Covid-19 yang akan berakhir ini. Salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam menjaga kesehatan di tempat kerja adalah dengan menerapkan prinsip ergonomi di lingkungan kerja. Melalui penerapan strategi ergonomi tersebut maka bisa membantu dalam menghindari penyakit fisik dan mental akibat bekerja, menghindari risiko kecelakaan, optimalnya produktivitas, serta kepuasan kerja yang tinggi dan berkelanjutan.
-
Upaya lain dalam menjaga kesehatan selama bekerja adalah dengan menjaga asupan gizi dan berolahraga secara teratur sehingga terjaganya kebugaran tubuh dalam bekerja, selain itu juga disarankan untuk beristirahat yang cukup dan menghindari rokok. “Sudah banyak penelitian terkait rokok yang menunjukan rokok mempengaruhi kesehatan jantung dan kanker paru – paru, dan itu bukan hanya kepada yang merokok saja tetapi juga terhadap perokok pasif” terang Sukamto dalam paparannya.