Kamis, 4 Juni 2026

Dirjen AHU Cahyo Rahadian Muzhar Berikan Kuliah Umum Bagi Maba Prodi Magister Kenotariatan Unpad 2022

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Kamis, 1 September 2022 | 15:09 WIB
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM R. I. Cahyo Rahadian Muzhar memberikan materi Kuliah Umum dalam acara penerimaan, pengenalan dan pembekalan Mahasiswa Baru (Maba) Prodi Magister Kenotariatan Unpad 2022
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM R. I. Cahyo Rahadian Muzhar memberikan materi Kuliah Umum dalam acara penerimaan, pengenalan dan pembekalan Mahasiswa Baru (Maba) Prodi Magister Kenotariatan Unpad 2022

Bandung, NAWACITAPOST.COM – Dalam upaya mewujudkan Notaris yang profesional dan berintegritas pada generasi yang baru di Tahun 2022, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM R. I. Cahyo Rahadian Muzhar memberikan materi Kuliah Umum dalam acara penerimaan, pengenalan dan pembekalan Mahasiswa Baru (Maba) pendidikan program studi magister Kenotariatan Universitas Padjadjaran (Unpad) Tahun 2022 dengan tema “Notarius : Road to Recovery”  yang bertempat di Graha Sanusi Hardjadinata Jl. Dipatiukur, Kamis (01/09/22).

Baca Juga : Kemenkumham Jabar Ikuti Babak Baru Sosialisasi RKUHP Bersama Wamenkumham R.I

Tampak hadir Sekretaris Direktorat Jenderal AHU Mohamad Aliamsyah, Direktur Perdata Santun Maspari Siregar, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kemenkumham Jabar Heriyanto, Kepala Bidang Pelayanan Hukum Ahmad Kapi Sutisna, Ketua Ikatan Alumni Notariat (Ikano) Unpad Ranti Fauza Mayana, Dekan Fakultas Hukum Unpad Idris, Direktur Tata Kelola, Legal dan Komunikasi Unpad Isis Ikhwansyah, sejumlah dosen fakultas hukum, Ikatan Alumni Notariat dan Mahasiswa.

-


Mengawali kegiatan, Ranti Fauza Mayana selaku Ketua Ikano itu pun memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Ranti mengatakan, “Pembekalan ini bersifat responsif, adaptif dan konsisten untuk melakukan upaya peningkatan kompetensi di bidang kenotariatan. Notaris merupakan suatu jabatan yang berperan dalam kemajuan masyarakat yang harus senantiasa proaktif, progresif dan adaptif termasuk terhadap pengembangan teknologi. Kegiatan ini juga merupakan komitmen bersama untuk menjalin sinergi dan juga kepada segenap elemen masyarakat dalam upaya untuk menghasilkan sumber daya lulusan yang berkualitas berwawasan, berketerampilan dan beretika.” katanya kepada seluruh tamu undangan.

 

Kemudian, Idris selaku Dekan Fakultas Hukum itu juga berpesan, “Semoga kegiatan yang telah digagas ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Dari sinilah kita masyarakat dapat melihat program studi yang bersifat selektif dan berproses serta harus gemilang dan juga tentunya selalu semangat aktif berkontribusi terhadap negara Indonesia melalui jabatan notaris.” Pesannya.

-


Lebih lanjut, Isis Ikhwansyah menegaskan, “Kami terus memacu semangat demi mencerdaskan kehidupan bangsa dalam hal ini demi mendorong para mahasiswa baru magister kenotariatan pada program studi magister kenotariatan ini diwujudkan dengan melakukan dan menambah mata kuliah pilihan Hal ini dilakukan agar Mahasiswa dapat memperoleh peluang yang lebih besar dalam menambah wawasan dan penguasaan akan bidang ilmu lainnya yang mendukung fungsi Notaris dan PPAT. Akselerasi pembelajaran di Prodi kenotariatan itu harus diimbangi oleh mahasiswa menjadi praktisi di bidang kenotariatan yang berbasis yang bertujuan untuk meningkatkan keselarasan pembelajaran di perguruan tinggi guna menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dunia industri dunia kerja.” tegasnya.

Usai itu, Cahyo Rahadian Muzhar selaku narasumber, memberikan materi tentang kenotariatan yang didalamnya terkait pengangkatan notaris, perpindahan notaris, notaris pengganti, formasi jabatan notaris, hak kewenangan kewajiban notaris, pelanggaran notaris, pengawasan notaris, penerapan prinsip mengenali pengguna jasa, UMKM, Perseroan Perseorangan dan manfaat keanggotaan Indonesia dalam Financial Action Task Force (FATF).

-


Pada akhir kesempatan, Cahyo pun menambahkan, “Notarius is not side job. Profesi Notaris itu janganlah dijadikan pekerjaan sampingan. Adik-adik sekalian saya harapkan harus betul-betul belajar karena ini menyangkut Negara dan Masyarakat. Kita harus professional dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai notaris untuk perwujudan Road to Recovery. Kita dapat menuju dan mencapai Road to Recovery, sukses dan jadilah notaris profesional dan berintegritas.” pungkasnya menutup pemberian materi kuliah umum.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini