NAWACITAPOST.COM - Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng mengikuti Kegiatan Rekonsilasi Laporan Keuangan dan PNBP Tahun Anggaran 2024 Triwulan III yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) di Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center.
Hadir Kepala Bagian Umum Anton Tri Oktabiono, dan Kepala Sub Bidang Pelayanan AHU Widya Pratiwi Asmara.
Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Politik dan Keamanan, Ibnu Chuldun. Ada 6 poin yang menjadi perhatian sekaligus penegasan Sahli Polkam dalam sambutannya.
Yang pertama, Ibnu Chuldun memaparkan realisasi belanja DIPA Ditjen AHU hingga bulan September 2024 adalah sebesar Rp. 308,4 miliar dari Rp. 606,2 miliar atau sebesar 50,87%.
Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Jateng Dukung Penanggulangan TBC di Daerah
Ia mengajak semua pihak untuk berperan aktif dan melakukan langkah-langkah akselerasi dalam pelaksanaan anggaran.
"Kita perlu mengambil langkah percepatan penyerapan anggaran, karena nilai realisasi anggaran kita saat ini masih jauh dari target yang sudah ditentukan oleh Kementerian yaitu sebesar 95% sampai dengan akhir tahun," kata Ibnu Chuldun.
"Ini adalah momen penting untuk memfokuskan upaya kita, bekerja lebih keras, dan membuat perubahan yang diperlukan dalam rangka percepatan pelaksanaan anggaran," sambungnya.
Sahli Polkam juga mengingatkan bahwa setiap penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN harus dipergunakan secara hati-hati, karena akan dipertanggungjawabkan sekecil apapun realisasinya.
Selanjutnya, Ibnu Chuldun juga mendorong peningkatan tertib dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
"Tertib pengelolaan BMN dalam hal ini termasuk 4T, yaitu Tertib Fisik, Tertib Hukum, Tertib Administrasi, dan Tingkatkan PNBP atas BMN yang dimiliki," tegas Ibnu Chuldun.
Selanjutnya, papar Ibnu Chuldun, dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan, Ditjen AHU senantiasa berusaha memastikan bahwa dalam proses perencanaan, pelaksanaan sampai dengan penyusunan Laporan Keuangan telah sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku, demi menjaga akuntabilitas laporan keuangannya.
"Kami juga meminta kepada Biro Keuangan dan Biro Pengelola BMN Sekretariat Jenderal selaku pembina Laporan Keuangan Tingkat Kementerian untuk terus mengawasi, membina dan memberi masukan-masukan terkait penyusunan Laporan Keuangan DIPA unit AHU," jelas Ibnu Chuldun.
Artikel Terkait
Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO, Kemenkumham Jateng Ajak Masyarakat Kenali Modus-Modus TPPO
Beri Amanat Apel Pagi, Kadiv Yankumham Kemenkumham Jateng Ajak Jajarannya untuk Terus Belajar
Dukung Realisasi Astacita, Plh. Kakanwil Kemenkumham Jateng Tekankan Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel
Pantau Persiapan Renovasi di Rutan Banjarnegara, Plh. Kakanwil Kemenkumham Jateng Harapkan Tertib Administrasi
Kanwil Kemenkumham Jateng Dukung Penanggulangan TBC di Daerah