NAWACITAPOST.COM - Manusia harus terus belajar, karena belajar merupakan kebutuhan primer manusia dan insting dasar manusia. Belajar membantu manusia mengembangkan potensi dirinya dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Menurut Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah (Kemenkumham Jateng), Anggiat Ferdinan, belajar bukan hanya tentang akuisisi pengetahuan, tapi juga soal pengembangan diri.
"Maka kita perlu belajar, belajar, belajar dari kita lahir hingga kita meninggal dunia," kata Anggiat dalam amanatnya selaku Pembina Apel Pagi, Selasa (08/10/2024).
"Kejarlah ilmu setinggi langit, sehingga kita tidak bosan-bosannya belajar, belajar dan belajar, karena dengan belajar pengetahuan kita bertambah luas dan bertambah banyak apa yang kita laksanakan," ujarnya.
Baca Juga: Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO, Kemenkumham Jateng Ajak Masyarakat Kenali Modus-Modus TPPO
"Begitu juga dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari, kita bisa belajar dari orang lain, dari pengalaman dan lingkungan kita," tambahnya.
Dengan belajar, lanjut Kadiv Yankumham, manusia bisa semakin mengasah keterampilan komunikasi, memperluas koneksi, dan mempelajari cara mengelola waktu yang efektif.
Dalam kehidupan pribadi atau profesional, kata Anggiat, belajar akan mendorong manusia menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
Berikutnya, Kadiv Yankumham menjelaskan tentang prinsip 3M dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan personality.
"M Pertama, mulai dari diri kita sendiri. Cobalah memulai segala sesuatu dari diri sendiri, jangan tergantung dengan orang lain, jangan melihat apa yang dilakukan oleh orang lain, tapi percayalah pada diri sendiri," jelas Anggiat.
Baca Juga: Dirjen Imigrasi Apresiasi Layanan Paspor Simpatik Spektakuler Kemenkumham Jateng
"Kita harus terus berusaha merubah perilaku kita, tingkah laku kita, pola pikir kita menjadi lebih baik tanpa harus melihat orang lain," sambungnya.
M kedua, jelas Anggiat, adalah mulai dari hal yang kecil. Kadiv Yankumham menerangkan, kalo ingin melakukan hal yang besar, maka kita harus memulai dari hal-hal yang kecil.
"Karena tidak ada hak yang besar tanpa dimulai dari hal yang kecil. Jadi mulailah semuanya dari hal-hal yang kecil, misalnya merapikan meja, cara berpakaian dan lain-lain," ujar Anggiat.
Artikel Terkait
Kemenkumham Jateng Ajak Mahasiswa Melihat Program Pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan
Kanwil Kemenkumham Jateng Ikuti Wawancara Evaluasi Jabatan Fungsional
Gelar Layanan Paspor Simpatik Spektakuler, Kemenkumham Jateng Terbitkan 2024 Paspor
Dirjen Imigrasi Apresiasi Layanan Paspor Simpatik Spektakuler Kemenkumham Jateng
Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO, Kemenkumham Jateng Ajak Masyarakat Kenali Modus-Modus TPPO