Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Semenjak dilantik sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) pada 4 Mei 2020 oleh Menkumham Yassona Laoly. Irjen Reynhard Saut Poltak Silitonga langsung melakukan gebrakan.
Baca Juga : Dirjen PAS Reynhard Silitonga Pastikan Jajarannya Telah Bekerja Optimal dalam Penanganan Pasca Kebakaran Lapas Klas I Tangerang
Seperti blusukan ke lapas dan rutan di pelosok terpencil di wilayah Indonesia. Tak terbilang jumlahnya hingga saat ini. Prokes ketat tentu dilaksanakan oleh Reynhard dalam hal tersebut
Terkait ini juga, Dirresnarkoba Polda Sumut tahun 2015, tak mau blusukannya merepotkan jajaran lapas dan rutan yang disingahinya. Operasi senyap kerap dilakukan, tanpa ada yang tahu. Tentu informasi ke atasannya, Menkumham Yasonna Laoly selalu diinformasikan dan dilaporkannya.
Mengenai adanya dugaan peredaran narkoba yang dikendalikan oleh bandar di dalam Lapas. Dirresnarkoba Jateng tahun 2016, punya motto, tak ada kata kompromi dengan hal itu (narkoba). Buktinya, banyak bandar narkoba yang kini meringkuk di lapas di seluruh Indonesia, adalah atas motto yang ditanamkan Reynhard ke jajaran Lembaga pemasyarakatan.
Tentu dalam menjalani jabatan yang diembannya kini di Kemenkumham. Ada saja gunjingan-gunjingan miring yang diarahkan padanya. Semua itu ia hadapai dengan penuh senyum dan kinerja. Membalas tak ada dalam kamus kehidupannya. Selalu menyerahkan segala sesuatunya dalam energi holistik kepada sang pencipta.
Kembali ke blusukan ke lapas dan rutan. Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri tahun 2020 ini lebih happy dan enjoy mengunjungi lapas terpencil dan perbatasan dengan negara tetangga.
Yang jelas dan pasti, kepada jajaran Kemenkumham khususnya di Lembaga Pemasyarakatan. Pria 54 tahun ini, selalu menekankan disiplin, tegas , jujur dan selalu taat pada aturan yang berlaku.
Rupanya itu sejalan dengan Slogan ‘PASTI’ (Profesional, Akuntabel, Sinegi, Transparan dan Inovatif) Kemenkumham yang dicetuskan Menkumham Yasonna Laoly.