Kamis, 4 Juni 2026

Tim Monev Program dan Humas Pantau Kondisi Bangunan dan Lahan Lapas Ketapang

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:40 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Tim Monev Bagian Program dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Lapas Kelas IIB Ketapang, Jumat (03/12/2021).

Setelah sebelumnya melakukan Monev di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang, Tim Monev yang dipimpin oleh Kepala Bagian Program dan Humas, Uray Aswin Umar didampingi Kepala Sub. Bagian Program dan pelaporan Iwan Pramori, Kepala Sub. Bagian Humas, Reformasi Birokrasi dan TI Zulzaeni Mansyur beserta jajaran mengunjungi Lapas Ketapang guna melakukan monitoring bangunan Lapas untuk dilakukan Renovasi.

Didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Ketapang Ali Imran, tim memeriksa keadaan bangunan Lapas, mulai dari blok hunian, pos pengawasan hingga dinding pembatas. Selain itu rombongan juga melakukan pengecekan lahan didampingi Bapeda Kabupaten Ketapang.

Kepala Bagian Program dan Humas, Uray Aswin Umar menuturkan, keadaan bangunan Lapas Ketapang memang sudah saatnya di renovasi mengingat umur bangunan yang sudah lama dengan penghuni yang melebihi kapasitas.

Baca Juga : Giliran Peserta CPNS Formasi Prakom dan Dosen Ikuti Ujian Praktek SKB


"Kita lakukan pemantauan kondisi bangunan Lapas Ketapang memang sudah saatnya di renovasi, ada beberapa bagian yang sudah retak dan juga dengan kondisi penghuni saat ini 800san WBP ini sudah sangat over kapasitas", ujar Uray Aswin.



Menurut Uray data yang mereka dapatkan saat Monev akan diteruskan ke pusat dan Pemkab Ketapang sehingga dapat ditindak lanjuti.

"Data yang kita dapat terkait kondisi bangunan Lapas Ketapang ini akan kita bawa dan sampaikan saat koordinasi ke pusat, semoga saja saat perencanaan anggaran tahun berikutnya dapat terlaksana renovasi bangunan Lapas Ketapang. Kami juga melakukan pengecekan aset tanah yang dimiliki Kemenkumham yang berpotensi dapat di bangun kantor Lapas, Rumas Khusus Pegawai, Kantor Bapas ataupun Rupbasan, untuk rumah khusus pegawai akan kita ajukan ke PUPR," jelas Uray Aswin.

Uray menambahkan selain melakukan pengecekan kondisi bangunan, pihaknya juga melakukan monitoring terkait sarana pemenuhan hak Warga Binaan Pemasyarakatan, aplikasi E-Monev Bapenas, Smart dja, E- performance, kehumasan, reformasi birokrasi dan juga pemanfaatan Teknologi Informasi.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIB Ketapang Ali Imran berharap Renovasi gedung Lapas dapat terealisasikan, mengingat kondisi saat ini yang sudah kurang layak.

"Semoga saja dengan monitoring ini kita dapat segera menyiapkan data-data yang diperlukan untuk pengajuan renovasi, kami akan terus berkomunikasi dengan bagian perencanaan Kanwil Kalbar terkait dengan renovasi gedung Lapas," ujarnya.

Ali Imran juga mengatakan kondisi bangunan saat ini sudah tidak memenuhi standar lagi dengan jumlah kapasitas penghuni 200 orang tetapi saat ini diisi 800san orang, ini sudah sangat over kapasitas dan rawan menimbulkan gangguan keamanan.

Simak informasi menarik lainnya di youtube NAWACITA TV


https://youtu.be/1XJ-_JJVL5I

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini