Jumat, 5 Juni 2026

Kandidat Panglima TNI : Laksamana Yudo atau Jenderal Andika, Ini Kehebatan Masing - Masing

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 9 Agustus 2021 | 11:05 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - KANDIDAT kuat Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto,  kabarnya mengerucut di dua nama. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. Dan ini perbedaan keduanya.

Baca Juga : Panglima TNI Apresiasi Kolaborasi Tim Nakes, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Saat Kunjungan di Jatim




Menurut pengamat militer dari Lembaga Kajian dan Strategi Lemdik Phinterindo Dr. Urbanisasi  menyebut Laksamana Yudo Margono telah menunjukkan loyalitas dan prestasi luar biasanya kepada Presiden Joko Widodo. Pertama, prestasi dalam menghadapi pelanggaran kapal ikan asing dan kapal keamanan laut dari China yang memasuki perairan Natuna berhasil diusir dengan tegas oleh Laksamana Yudo Margono.

Kedua, ketika mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk menangani kedatangan warga negara Indonesia dari Wuhan yang saat itu menjadi episentrum Covid-19. Laksamana Yudo Margono mampu bekerja cepat menyiapkan semua sarana dan prasarana kesehatan yang sangat berstandar internasional di Pulau Natuna. “Dari kinerja beliau, saya membaca bahwa Pak Laksamana Yudo mampu menterjemahkan apa yang dimaui dari Bapak Presiden.

Selain itu, sepertinya Menhan Prabowo lebih pas dan happy bila bersinergi dengan Yudo. Mungkin, karena Yudo non AD. Dan, dibelakang Yudo tidak ada nama besar. Perlu diingat juga rotasi penggantian Panglima TNI saat ini memang giliran AL.

Kemudian, jika didasarkan Pasal 53 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, masa dinas keprajuritan untuk perwira paling tinggi sampai usia 58 tahun. Berarti dua tahun lagi Yudo kelahiran Madiun 26 November 1965,  akan pensiun pada 2023.

Sementara Andika kelahiran Bandung 21 Desember 1964, berdasar UU Nomor 34 Tahun 2004 pasal 53 pensiunnya tinggal satu tahun lagi. Andika juga menantu dari mantan Kepala BIN Jenderal TNI AD (Purn) Hendropriyono.

Latihan tempur militer AD Indonesia dan AS di Sumsel Agustus 2021. Menjadi sorotan dari pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie. Coni mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara non blok. Latihan tempur militer ini harus berlanjut bersama Rusia dan Tiongkok, jelas Coni yang juga dosen di Universitas Jenderal Achmad Yani Bandung.

Tak perlu diragukan kepemimpinan Andika kepada prajurit yang berprestasi pasti di perhatikan. Bahkan, rumah-rumah prajurit diseluruh Indonesia dibenahi dengan standar lebih dari layak.

Rotasi, dan aturan, walaupun berlaku. Tetap saja keputusan tertinggi ada ditangan Presiden Jokowi sebagai panglima tertinggi ke tiga matra (AD, AL, dan AU) di atur dalam UUD 1945  Pasal 10.

Kemungkinan, panglima TNI Pasca Hadi, mengerucut pada dua nama : Laksamana TNI Yudo atau Jenderal TNI Andika? Seperti diatur dalam ketentuan yang berlaku, bahwa  calon Panglima TNI harus mengikuti Fit and Proper Test di Komisi 1 DPR. Biasanya Presiden Jokowi selalu mengajukan satu nama ke DPR?

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini