Minggu, 5 Juli 2026

Wujudkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, RSUD Ngudi Waluyo Bangun Gedung Rawat Inap 8 Lantai

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Selasa, 23 April 2024 | 10:12 WIB
Wujudkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, RSUD Ngudi Waluyo Bangun Gedung Rawat Inap 8 Lantai (Foto: Humas)
Wujudkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, RSUD Ngudi Waluyo Bangun Gedung Rawat Inap 8 Lantai (Foto: Humas)

NAWACITAPOST.COM - Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar memulai groundbreaking pembangunan Gedung Rawat Inap 8 Lantai pada Senin (22/4/2024).

Kegiatan itu dipimpin langsung Bupati Blitar dengan jajaran Forkompimda dan stakeholder yang mempunyai kesamaan visi dalam peningkatan kesehatan masyarakat Kabupaten Blitar.

Bupati Blitar, Rini Syarifah, menyambut antusias selesainya pembangunan gedung ini. “Gedung baru ini bukan hanya simbol kemajuan, tapi juga menjadi wadah yang akan memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas,” ungkap orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Blitar tersebut.

Bupati berharap, adanya gedung rawat inap baru ini, akan semakin memperkuat infrastruktur kesehatan di Kabupaten Blitar. Masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih cepat, efisien, dan tentunya dengan cara-cara yang humanis.

Baca Juga: Kepala Rutan Balikpapan Beserta Kontingen Rutan Balikpapan Hadiri Pembukaan Turnamen Futsal Kakanwil Cup

“Jadi masyarakat kalau sakit tidak perlu pergi keluar kota. Karena di Kabupaten Blitar sudah menyediakan pelayanan kesehatan yang berkualitas buktinya dengan pembangunan gedung rawat inap 8 lantai ini,” ujarnya

Direktur RSUD Ngudi Waluyo Walingi, dr Endah Woro Utami mengatakan, Gedung 8 lantai ini akan dilengkapi dengan 65 tempat tidur rawat inap yang mengikuti standar Kementerian Kesehatan, dengan berbagai kelas pelayanan, mulai dari standar, VIP, hingga VVIP.

“Semua pasien BPJS akan mendapatkan tempat tidur yang layak, termasuk AC,” terang dr. Endah Woro Utami, MMRS, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Pembangunan gedung raksasa ini menelan biaya sebesar Rp 75 Milyar dari anggaran yang bersumber dari BLUD. Dr. Woro pun menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses ini.

“Akhir Desember sudah harus selesai, pengawasan pembangunan kita menggunakan manager kontruksi, termasuk APH mulai perencanaan didampingi inspektorat, setelah itu karena ini proyek strategis kita didampingi Kejaksaan, tadi ada Kejaksaan Tinggi, juga ada Polda Jatim dan Polres Blitar,”pungkasnya.

Penulis : Frins Maurins

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini