"Semua kekayaan intelektual memiliki ciri khas masing-masing, oleh sebab itu masyarakat harus mendaftarkan hasil cipta, rasa dan karya mereka agar mendapatkan pelindungan hukum," ujar Parlindungan.
Menkumham Yasonna H Laoly dalam sejumlah kesempatan mengatakan, DJKI saat ini telah mempermudah masyarakat yang ingin mendaftarkan kekayaan intelektualnya secara daring. Artinya masyarakat dapat mendaftarkan karyanya kapanpun dan di manapun.
Artikel Terkait
Kakanwil Kemenkumham NTB: Jadikan Momen Idulfitri Layaknya Lembaran Baru
Kemenkumham NTB Ikuti Apel Perdana Pasca-Lebaran, Menkumham Minta Jajaran Fokus Bekerja Melayani Masyarakat
Sambut HBP ke-60, Kemenkumham NTB Gelar Donor Darah
Kakanwil Kemenkumham NTB Buka Pekan Olahraga Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan
Menuju HBP ke-60, Kanwil Kemenkumham NTB Adakan Bazaar Hasil Karya WBP