Salah satu petunjuk penting berasal dari rekaman kamera pengawas atau CCTV di sebuah hotel di Kota Madiun. Dari rekaman tersebut, penyidik menelusuri pertemuan terakhir DH dan anaknya dengan DBM.
Polisi juga mencermati pergerakan DBM yang terlihat keluar dari hotel dengan membawa tas berukuran besar.
"Kami urutkan pertemuan terakhir mereka di salah satu hotel di wilayah Madiun Kota. Kami mendapatkan rekaman CCTV yang menunjukkan suami sirinya keluar dengan membawa tas besar," ujar Jumhur.
Temuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan hingga polisi mengidentifikasi dugaan pembunuhan dan menangkap DBM.
Saat ini, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap secara lengkap rangkaian peristiwa, mengumpulkan bukti tambahan, serta mencari sisa jasad korban. Polisi belum membeberkan lebih lanjut hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku.(ibank)