Kamis, 4 Juni 2026

Kanwil Kemenkumham Jabar Gelar Sosialisasi dan Promosi Indikasi Geografis dan Merek Kolektif

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Selasa, 5 Maret 2024 | 14:38 WIB
Kanwil Kemenkumham Jabar Gelar Sosialisasi dan Promosi Indikasi Geografis dan Merek Kolektif (Foto: Kemenkumham Jabar )
Kanwil Kemenkumham Jabar Gelar Sosialisasi dan Promosi Indikasi Geografis dan Merek Kolektif (Foto: Kemenkumham Jabar )

NAWACITAPOST.COM - Tahun 2024 merupakan Tahun Jelajah Indikasi Geografis 2024 yang dicanangkan oleh Menteri Hukum dan HAM. Untuk memajukan Kekayaan Intelektual di Jawa Barat, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kanwil Kemenkumham Jabar) menggelar Sosialisasi dan Promosi Indikasi Geografis dan Merek Kolektif bertajuk Menuju Jawa Barat Kaya akan Kekayaan Intelektual di Hotel Santika Kabupaten Kuningan pada Selasa, (5/3/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI Ibu Min Usihen, dan dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Jawa Barat (Kakanwil Kemenkumham Jabar) R. Andika Dwi Prasetya.

Dalam laporan kegiatannya Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Jawa Barat Andi Taletting Langi melaporkan kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Bupati Kuningan, Pj. Walikota Cirebon, Bupati Cirebon, Bupati Indramayu, Pj. Bupati Majalengka serta para Forkopimda Kabupaten Kuningan dan para Ka.UPT Ciayumajakuning.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Jabar Laksanakan Rakor Timpora Kabupaten Cianjur, Ini yang Dibahas

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama Pendaftaran dan Perlindungan Kekayaan Intelektual dari dengan Seluruh pimpinan daerah Ciayumajakuning. Dihadiri oleh dinas terkait, perindustrian dan perdagangan, pariwisata dan kebudayaan ekraf, koperasi dan UMkM, pemuda dan oleh raga serta MPIG dan calon MPIG (masyarakat perlindungan indikasi geografis), dinas perkebunan dan pertanian se-ciayumajakuning menjadi sasaran penyebaran informasi tentang indikasi geografis dan merek kolektif.

Plh. Sekda Kuningan, Deniawan menyambut seluruh peserta kegiatan dengan dengan sambutan selamat datang di Kabupaten Kuningan."Selamat datang seluruh peserta di kegiatan ini, mari kita maksimalkan kesempatan ini untuk dapat meningkatkan Kekayaan Intelektual yang ada di WIlayah Ciayumajakuning," ujarnya.

Kegiatan diselingi oleh pengenalkan produk dari seluruh Indikasi Geografis yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat, Ditampilkan juga 10 Indikasi Geografis yang sudah terdaftar yang diperagakan oleh siswa dan siswi dari SMAN Mandirancan Kuningan.

Baca Juga: Pemantauan Tata Kelola Regulasi, Kemenkumham Jabar Laksanakan Rapat Kunjungan Kerja Bersama Bappenas RI

Kegiatan ini diinisiasi guna mendorong potensi-potensi Indikasi Geografis yang dikonsentrasikan wilayah Ciayumajakuning. Seperti yang telah diinventarisasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, ada beberapa potensi seharusnya sudah di ajukan Indikasi geografisnya. Salah satunya adalah wilayah Indramayu yang sudah mempunyai Indikasi geografis terdaftar yaitu Batik Complongan Indramayu serta yang sedang diajukan yaitu Mangga Gedong Gincu Indramayu.

Dalam sambutannya Kakanwil Kemenkumham Jabar, R. Andika Dwi Prasetya mengatakan “Kanwil Kemenkumham Jawa Barat akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di wilayah serta akan melakukan Komitmen Bersama Pendaftaran dan Pelindungan Indikasi Geografis dan Kekayaan Intelektual Lainnya di Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

“Kami berharap kiranya para Kepala Daerah berkenan untuk memberi dukungan penuh kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat dalam visi misi kami untuk mengembangkan Indikasi Geografis di Provinsi Jawa Barat sehingga diakui oleh dunia internasional. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi yang akan menjaga dan melestarikan Kekayaan Intelektual di Jawa Barat,” tutupnya.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Jabar Koordinasikan Pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Cianjur

Kemudian Kakanwil Kemenkumham Jabar bersama Dirjen Kekayaan Intelektual didampingi oleh Forkopimda dari Wilayah se-Ciayumajakuning secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Promosi Indikasi Geografis dan Merek Kolektif.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Min Usihen dalam keynote speech menyampaikan potensi-potensi Kekayaan Intelektual yang ada di Jawa Barat, seperti Indikasi Geografis Kopi Pelag Garut, Tenun Ikat Sulam Majalaya, Tenun Ikat Sulam Garut, Kopi Robusta Java Sanggabuana Karawang, Batik Tulis Merawit Cirebon, dan Mangga Gedong Gincu Indramayu.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini