Heru menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk dorongan agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan atas berbagai temuan yang telah dihimpun MAKI.
"Kami meminta seluruh dugaan ini diusut secara transparan dan profesional. Jangan sampai uang rakyat hilang karena buruknya tata kelola proyek maupun pengadaan barang pemerintah," pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, NAWACITAPOST.COM masih berupaya menghubungi pihak UPT Pengelolaan Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur maupun BPBD Provinsi Jawa Timur guna memperoleh klarifikasi dan tanggapan resmi atas berbagai dugaan yang disampaikan MAKI Jawa Timur. Apabila telah memberikan keterangan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang. ***