Jumat, 21 Agustus 2026

Viral, Adanya Jual Beli data e-KTP Hingga Kartu Keluarga

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Sabtu, 27 Juli 2019 | 17:54 WIB
Jakarta, NAWACITA- Media sosial diramaikan dengan adanya jual-beli data e-KTP hingga Kartu Keluarga (KK) yang meresahkan warga. Polda Metro Jaya pun turun tangan menyelidiki jual-beli data tersebut.

"Akan kita selidiki dan proses," kata Kasubdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu , dikutip dari Detik Sabtu (27/7/19).

Roberto mengatakan, sindikat jual-beli data kependudukan di media sosial bukan hal baru. Sindikat ini sudah melakukan aktivitas tersebut sejak lama."Sudah dari dulu ada," imbuhnya.

Data tersebut diperjual-belikan secara ilegal di internet, beberapa di antaranya dilakukan secara terselubung. Jual-beli data ini biasanya dilakukan oleh sindikat pelaku kejahatan."Bisa dipakai untuk peluang berbagai kejahatan," imbuh Roberto.

Polisi sebelumnya pernah mengungkap adanya pelaku jual-beli data melalui internet. Para pelaku berkaitan dengan asuransi atau perbankan."Biasanya dilakukan marketing-marketing asuransi," tuturnya.

Informasi adanya jual-beli data pribadi ini pertama kali dicuitkan oleh Hendra Hendrawan (23) pemilik akun Twitter @hendralm, Sabtu (27/7/19). Dia mengaku kaget soal adanya kasus ini.

"Ternyata ada ya yang memperjualbelikan data NIK + KK. Dan parahnya lagi ada yang punya sampe jutaan data. Gila gila gila," cuit Hendra. Per pukul 12.23 WIB cuitannya itu telah di-retweet lebih dari 21 ribu kali oleh netizen.

Di sejumlah cuitannya Hendra menyertakan screenshoot atau tangkapan layar adanya transaksi jual beli data NIK e-KTP dan juga KK. Dia mengatakan data ini dipakai untuk penipuan.

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

KPK Tak Ada Taring di Sirkel Anwar Sadad?

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56 WIB