Senin, 15 Juni 2026

Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Akan Polisikan Rian Ernest

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Selasa, 16 Juli 2019 | 15:13 WIB
Jakarta, NAWACITA - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta , Taufiqurrahman menyatakan, mempertanyakan Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta, Rian Ernest tentang pemilihan kebijakan moneter dalam proses pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta dengan berdasar. 

Menurutnya, meminta itu juga harus merugikan DPRD DKI Jakarta serta anggotanya. Apalagi, pemilihan pemilihan wagub sendiri belum dilangsungkan hingga saat ini.

"Pernyataan Rian Ernest Tanudjaja ini sangat tendensius dan merupakan bentuk penghinaan terhadap kehormatan dan harga diri saya sebagai Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dan sebagai anggota Panitia Pemilihan Khusus Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta," demikian sesuai dengan yang ditanyakan, Selasa (16/7) ).

Dia yang bertanggung jawab, dia pun akan melaporkan ucapan Rian ini kepada pihak yang berwajib. Alasannya, dia tidak menginginkan DPRD DKI tercemar atas tuduhan yang tidak sesuai fakta.

"Berdasarkan pertimbangan di atas, pada hari ini, tanggal 16 Juli 2019, saya Taufiqurrahman, SH, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta melaporkan tindakan penghinaan (memasukkan termuat dalam KUHP Pasal 310 sd 321 KUHP) yang dilakukan oleh Rian Ernest Tanudjaja," lanjutnya.

Dikutip, Merdeka.com, Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest sempat mengungkap adanya dugaan politik uang dalam proses pemilihan wagub DKI Jakarta. Hal ini disampaikannya dalam sebuah konferensi pers pada hari Senin, 15 Juli 2019.

Saat itu, Rian menyatakan anggota DPRD DKI menerima uang untuk datang di kuorum pemilihan wagub DKI. Dipilih, siapa pun yang dipilih, memang sudah diatur sejak awal.

"Pokoknya untuk datang di kuorum, untuk datang duduk itu ada uangnya. Jadi nanti siapa pun ini bisa atur apakah paripurna akan jadi disimpan atau ditolak. Terserah yang diterbitkan ini semua. Siapa yang mau ikut ada uangnya, kebayang ya dan satu kursi kursi jutaan juta Tapi ini rumor ya sekali lagi, saya sampaikan, rumor, "tutur Rian.

(Ant)

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini