Rabu, 10 Juni 2026

Jokowi dorong peningkatan sektor pariwisata domestik dan Internasional di Sulawesi Utara

Photo Author
Administrator, Nawacita Post
- Senin, 8 Juli 2019 | 14:04 WIB
Bunaken, NAWACITA - Mengawali hari kedua kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana langsung meninjau kawasan wisata pulau Bunaken. Keduanya didampingi oleh, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Menko Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumaham Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tataruang, Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Johan Budi SP, serta Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey.

Jokowi ingin Kawasan Wisata di Sulut memiliki fasilitas dan sarana pendukung yang memadai, untuk itu perlunya Keseriusan Pemerintah Daerah dalam membangun kawasan wisata ini. Tidak hanya itu, perbaikan layanan bagi wisatawan asing juga harus ditingkatkan, hal ini demi meningkatkan gairah wisatawan untuk terus berdatangan ke Sulawesi Utara. Perlu diketahui bahwa jumlah petugas TPI Bandara Internasional Manado hanya 7 Orang, sudah termasuk Pejabat Imigrasi.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan Intensitas Kedatangan Wisatawan asing asal Tiongkok yang tinggi, hampir setiap jam ada kedatangan baik siang maupun malam hari. Walaupun begitu, dalam kurun waktu 5 Tahun terakhir, personel yang terbatas itu dapat mengimbangi pekerjaan yang berat dan jadwal yang padat. Jajaran Keimigrasian selalu "SIAP" meningkatkan kinerja dan pelayanan untuk mendukung terciptanya iklim pariwisata yang baik di Bumi Nyiur Melambai.

Kembalinya dari Bunaken rombongan Presiden bersandar di Pelabuhan Manado Eksisting untuk meninjau rencana penataan breakwater yang akan dikerjakan oleh PT Pelindo 4. Disambut dengan riuh masyarakat Kota Manado Presiden sesekali menyempatkan diri untuk selfie.

Selanjutnya Jokowi dan Rombongan meninjau pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung dimana Jalan Tol Manado-Bitung merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharakan dapat meningkatkan konektivitas sehingga akan menurunkan biaya logistik. Kehadiran Jalan Tol Manado-Bitung yang menghubungkan Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat atas permasalahan arus serta volume lalu lintas yang semakin padat.

Keberadaan jalan tol ini nantinya juga dapat memangkas waktu tempuh cukup signifikan antara Manado dan Bitung. Bila waktu tempuh antara kedua kota tersebut melalui jalan arteri berkisar 1,5-2 jam, maka waktu tempuh melalui Jalan Tol Manado-Bitung hanya sekitar 30-45 menit. Jalan tol ini sendiri direncanakan beroperasi penuh pada pertengahan 2020. Jokowi juga melakukan pemantauan pada pelabuhan ASDP Bitung sebagai sarana penyeberangan di salah satu potensi pariwisata sudah cukup terkenal, Pulau Lembeh.

Setelah selesai meninjau pelabuhan ASDP Bitung, Presiden dan rombongan kemudian melaksanakan ibadah Sholat Jumat berjamaah di salah satu masjid Kota Bitung didekat pelabuhan dan kemudian melanjutkan kunjungan kerjanya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung untuk melihat kondisi dan sarana yang ada.

Mengakhiri kunjungan kerjanya di Sulawesi Utara Presiden dan rombongan bertolak ke VIP bandara Sam Ratulangi untuk kembali ke Jakarta. Pukul 16.30 WITA rombongan kemudian lepas landas meninggalkan provinsi Sulawesi Utara menggunakan pesawat udara Kepresidenan RI-1.

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini