NAWACITApost.com - Radang usus buntu ternyata bisa dipicu oleh kebiasaan tidak sehat yang sering disepelekan. Salah satunya adalah pola makan yang tidak sehat.
Penyakit usus buntu adalah peradangan pada usus buntu atau apendiks yang terletak di sisi kanan bawah perut. Peradangan terjadi saat usus buntu tersumbat oleh kotoran, benda asing, atau tumor.
Kondisi ini memicu timbulnya sakit perut di dekat pusat yang kemudian bergerak ke kanan bawah perut. Anda harus waspada karena kondisi ini dapat memburuk dalam hitungan jam.
Selain itu, penyumbatan juga dapat terjadi akibat infeksi. Pembengkakan radang usus buntu bisa menjadi respons tubuh dalam menghadapi infeksi.
Melansir Healthline, gejala usus buntu lain yang mungkin dirasakan termasuk mual, muntah, sembelit atau diare, tidak bisa kentut, demam, hilang nafsu makan, perut bengkak, dan ingin buang air besar.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui beberapa kebiasaan yang menyebabkan usus buntu. Berikut ini kebiasaan sepele yang dapat sebabkan usus buntu:
1. Sering menahan kentut
Ini merupakan kebiasaan yang sering dianggap sepele. Namun, nyatanya kebiasaan ini dapat memicu radang usus buntu.
Hal ini karena saat gas berada dalam saluran pencernaan menjadi tertahan. Akibatnya, membuat dinding usus menjadi tipis sehingga meningkatkan risiko peradangan usus buntu menjadi lebih tinggi.
Maka dari itu, diusahakan untuk tidak menahan kentut dan segera mengeluarkannya karena hal sepele ini lah yang dapat menjadi pemicu usus buntu.
2. Jarang buang air besar
Jarang buang air besar dapat menjadi pemicu salah satu kebiasaan yang menyebabkan radang usus buntu.
Kebiasaan satu ini dapat menyebabkan kotoran menumpuk dan mengeras yang dapat menyumbat usus buntu.
Kebiasaan ini apabila terlu berlanjut setiap harinya akan membuat bakteri berkembang di dalamnya hingga menyebabkan peradangan usus buntu.
3. Suka Mengonsumsi Makanan yang Dibakar
Faktanya, makanan yang diolah menggunakan arang dan membuat bagian makanan tersebut tampak hitam adalah hal yang berbahaya.
Makanan yang dibakar mengandung zat karsinogen yang bisa memicu kanker serta gejala usus buntu. Beberapa jenis makanan tersebut adalah satai, ayam bakar, atau ikan bakar.
4. Jarang mencuci tangan
Jarang mencuci tangan juga jadi kebiasaan penyebab usus buntu yang lain. Biasakan untuk rutin mencuci tangan. Jika tidak, akan ada banyak kuman ataupun cacing yang dapat bertahan di tangan dan tertelan tanpa Anda sadari.
Kuman dan cacing yang tertelan ini dapat menyebabkan infeksi saluran cerna yang bisa berbahaya. Radang usus buntu dapat terjadi akibat kuman yang menyebar sampai ke apendiks.
5. Sering Makan Gorengan
Tidak hanya makanan yang dibakar, makanan yang digoreng juga memiliki kandungan zat karsinogen yang berbahaya. Oleh karena itu, kamu wajib mengurangi makan gorengan atau menghentikannya. Alternatif yang lebih sehat adalah mengonsumsi makanan yang direbus atau dikukus.
6. Mengonsumsi daging olahan
Faktanya, ada beberapa jenis daging instan yang justru menjadi pilihan terburuk untuk dikonsumsi setiap hari.
Daging olahan memiliki senyawa yang bisa membuat usus buntu meradang.
Makanan kalengan ini juga bisa meningkatkan risiko kanker perut dan usus. Daging instan diduga memiliki kandungan zat karsinogen yang memicu radang usus buntu.
7. Sering jajan sembarangan
Jajan sembarangan tentunya merupakan kebiasaan yang dapat menyebabkan radang usus buntu. Hal ini didorong oleh faktor kebersihan makanan yang tidak terjamin dan mungkin terkontaminasi kuman.
Radang usus buntu bisa disebabkan karena adanya infeksi bakteri, misalnya bakteri jenis Salmonella dan E. Coli, bisa hidup di makanan yang kurang higienis.