Kamis, 4 Juni 2026

Sudah Tahu Belum? Ini 5 Kriteria Air Minum Yang Layak Konsumsi

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 16:28 WIB

NAWACITAPOST.COM - Air minum yang aman dikonsumsi harus memenuhi beberapa syarat penting, seperti bebas dari warna, bau, dan zat berbahaya.

Memahami kriteria ini sangat penting untuk menghindari risiko kesehatan yang bisa timbul akibat konsumsi air yang tidak layak.

Mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup setiap hari sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Air berperan dalam mencegah dehidrasi, mengatur suhu tubuh, melindungi jaringan tubuh, serta menjaga kesehatan tulang dan sendi.

Namun, penting untuk memastikan kualitas air yang diminum, karena air yang tercemar dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diare, kolera, dan tifus.

Bahkan, risiko terkena kanker bisa meningkat jika air yang dikonsumsi terpapar bahan kimia berbahaya.

Berikut beberapa kriteria penting yang harus dipenuhi oleh air minum:

  1. Tidak Terpapar Suhu Tinggi
    Air minum yang terpapar suhu tinggi dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme berbahaya. Misalnya, bakteri Coliform dapat berkembang pada suhu 37°C, sementara bakteri Escherichia Coli akan meningkat pada suhu 44,2°C.

  2. Bebas dari Bahan Kimia Berbahaya
    Air minum harus bebas dari zat berbahaya seperti arsenik, amonia, benzena, timbal, dan merkuri. Kandungan zat kimia ini dapat meningkatkan risiko kanker, kerusakan ginjal, gangguan reproduksi, serta masalah mental dan fisik. Air yang terkontaminasi bahan kimia sering kali memiliki bau yang menyengat dan rasa logam.

  3. pH Antara 6.5–8.5
    Meskipun pH air tidak secara langsung mempengaruhi kesehatan, pH adalah indikator penting dalam menentukan kualitas air. Air dengan pH terlalu rendah lebih rentan terhadap polutan dan dapat merusak pipa air. Di sisi lain, air dengan pH yang terlalu tinggi dapat menyebabkan alkalosis, yang ditandai dengan mual, muntah, dan diare.

  4. Bebas dari Bau, Warna, dan Rasa
    Air yang aman dikonsumsi tidak memiliki warna, bau, atau rasa yang aneh. Air yang keruh, berbau tidak sedap, atau terasa aneh menandakan adanya kontaminasi dari kuman, bakteri, atau bahan kimia berbahaya.

  5. Tidak Mengandung Mikroorganisme Berbahaya
    Air minum harus bebas dari mikroorganisme seperti Escherichia Coli dan Salmonella, yang dapat menyebabkan diare. Walaupun mikroorganisme ini sulit dilihat secara kasat mata, menjaga sumber air minum jauh dari toilet, tempat sampah, serta paparan sinar matahari dapat membantu mencegah kontaminasi.

Dengan memastikan air yang diminum memenuhi kriteria di atas, Anda dapat menjaga kesehatan dan mencegah penyakit yang disebabkan oleh air yang tidak layak konsumsi.

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini