Kamis, 4 Juni 2026

Takut Burnout di Hari Senin Setelah Weekend? Coba Tips Ini Untuk Mengatasinya

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 27 Juni 2022 | 12:52 WIB
Tips Atasi Burnout di Hari Senin Dok. Halodoc.com
Tips Atasi Burnout di Hari Senin Dok. Halodoc.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COMHari Senin tentunya terkadang menjadi satu hal yang menakutkan, bagaimana tidak? Setelah liburan di waktu akhir pekan dengan tidak memikirkan pekerjaan yang menumpuk tiba-tiba setelah liburan teringat hari senin dengan segunung kepadatan aktivitas pekerjaan di dalamnya tentunya membuat makin khawatir bukan?

Pada dasarnya burnout adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi stres berat yang dipicu oleh pekerjaan. Burnout tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan perlu diatasi dengan tepat karena dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Namun, kondisi ini lebih banyak terjadi pada orang yang sering memaksa diri untuk terus bekerja, kurang mendapatkan apresiasi pekerjaan dari atasan, memiliki beban kerja yang berat, atau memiliki pekerjaan yang monoton.

Tentunya siapa saja bisa mengalami burnout. Lantas bagaimana agar tidak mengalami burnout utamanya pada hari Senin? Mengutip dari Alodokter.com, berikut ini adalah tips yang bisa dilakukan jika sudah merasakan burnout yaitu:

  1. Buat prioritas


Buatlah prioritas pekerjaan dari yang penting ke yang kurang penting. Dengan begitu, Anda tahu mana yang perlu dikerjakan terlebih dahulu, sehingga energi yang terkuras tidak terlalu banyak.

  1. Bicarakan dengan atasan


Komunikasikan dengan atasan mengenai kerisauan yang dirasakan. Saat Anda diberikan pekerjaan yang terlalu banyak, ungkapkan bahwa pekerjaan tersebut membuat Anda terbebani dan membutuhkan bantuan orang lain untuk menyelesaikannya atau bahkan masalah lainnya yang terjadi dalam proses mengerjaan pekerjaan.

  1. Kurangi ekspektasi dan berikan apresiasi terhadap diri sendiri


Atur pola pikir dan bersikaplah realistis, sehingga Anda dapat menurunkan ekspektasi terhadap pekerjaan yang tengah dikerjakan. Dengan begitu, kecemasan dan stres di tempat kerja dapat berkurang. Selain itu, jangan lupa untuk memberi apresiasi terhadap diri sendiri terhadap prestasi yang pernah dicapai.

  1. Ceritakan kepada orang yang dapat dipercaya


Coba ceritakan apa yang Anda rasakan kepada orang-orang terdekat yang dapat Anda percaya. Meski tidak selalu mendapatkan solusi, cara ini dapat membantu melepaskan emosi negatif dan mengurangi stres pekerjaan.

  1. Jaga keseimbangan hidup


Jaga keseimbangan hidup dengan baik. Anda juga perlu untuk bersantai dan melupakan pekerjaan sejenak dengan pergi bersama teman atau melakukan hal yang disukai seusai jam kerja berakhir. Ini dapat membuat pikiran kembali jernih dan siap untuk bekerja kembali keesokan harinya. Dengan hal ini juga dapat membuat pikiran kembali jernih, semangat, dan termotivasi kembali.

  1. Ubah gaya hidup


Terapkan gaya hidup sehat dengan cara mengonsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, dan tidur yang cukup. Hal-hal ini dapat mendukung tubuh yang sehat dan pikiran yang lebih mudah fokus, sehingga menurunkan risiko terjadinya burnout. Selain itu, Anda juga bisa mencoba mencari hobi baru atau melakukan hal-hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya untuk mengatasi burnout.

Burnout dalam pekerjaan tidak hanya berpengaruh pada hasil pekerjaan, tapi juga dapat meregangkan hubungan dengan orang-orang di sekitar serta menurunkan kesehatan. Oleh karena itu, apabila ciri-ciri burnout muncul, segera atasi dengan cara-cara di atas. Jika cara tersebut telah diterapkan tapi masih tetap mengalami burnout, coba berkonsultasi kepada psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat atau mungkin pertimbangkan peluang kerja di perusahaan lain.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini