Selasa, 7 Juli 2026

7 Tradisi Idul Adha Unik dan Penuh Makna di Indonesia, Ada Apa Saja?

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Selasa, 4 Juni 2024 | 15:35 WIB
Grebeg Gunungan di Yogyakarta Salah Satu Tradisi Idul Adha  (Foto: Traveloka )
Grebeg Gunungan di Yogyakarta Salah Satu Tradisi Idul Adha (Foto: Traveloka )

NAWACITAPOST.COM - Idul Adha, salah satu perayaan agama Islam yang penuh makna, tidak hanya disambut dengan semangat di Indonesia, tetapi juga diwarnai oleh tradisi-tradisi unik yang memperkaya khasanah budaya bangsa.

Tradisi-tradisi unik yang turun-temurun diwarisi dari generasi ke generasi menghiasi perayaan Idul Adha, mencerminkan kekayaan budaya dan spiritualitas masyarakat Indonesia yang beragam.

Mulai dari Jawa hingga Aceh, berikut adalah tujuh tradisi Idul Adha unik yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga penuh makna di Indonesia. Kamu penasaran da apa saja? Yuk simak selengkapnya!

1. Gamelan Sekaten di Surakarta

Salah satu tradisi yang paling terkenal di Surakarta, Jawa Tengah, adalah Gamelan Sekaten. Tradisi ini memiliki akar yang dalam dalam sejarah dan budaya Jawa, dengan pengaruh yang kuat dari ajaran Wali Songo.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Pantai di Bantul, Bisa Jadi Pilihan Destinasi untuk Liburan Akhir Pekan yang Tak Boleh Dilewatkan

Gamelan Sekaten tidak hanya meramaikan perayaan Idul Adha, tetapi juga Idul Fitri dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Setelah shalat Idul Adha selesai, tabuhan gamelan menggema memenuhi udara, mengajak warga setempat dan wisatawan untuk menikmati keindahan musik tradisional Jawa.

Tak hanya itu, ada tradisi unik di sini mengunyah kinang setelah menyaksikan Gamelan Sekaten. Konon, mengunyah kinang adalah doa untuk umur panjang dan kesempatan untuk menyaksikan tradisi ini lagi di tahun-tahun mendatang.

2. Manten Sapi di Pasuruan

Di Pasuruan, Jawa Timur, ada tradisi yang unik yang disebut Manten Sapi. Tidak hanya manusia, bahkan sapi-sapi pun mendapat status "pengantin" dalam tradisi ini.

Sehari sebelum Idul Adha, masyarakat setempat merayakan Manten Sapi sebagai bentuk penghormatan terhadap hewan kurban yang akan disembelih. Prosesnya dimulai dengan mandi-mandi sapi dengan air kembang, mirip dengan tradisi siraman dalam pernikahan manusia.

Baca Juga: Pecinta Jamu Kumpul! Ini 5 Rekomendasi Kafe Jamu Kekinian yang Wajib Kamu Kunjungi, Rasakan Sensasi Tradisional dengan Sentuhan Modern Disini

Kemudian, sapi-sapi tersebut dihias dengan kalung bunga dan kain putih sebelum akhirnya diarak menuju masjid untuk diserahkan kepada panitia. Tradisi ini tidak hanya memperkuat hubungan antara manusia dan hewan, tetapi juga sebagai wujud rasa syukur akan rezeki yang diberikan.

3. Grebeg Gunungan di Yogyakarta

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini