Kamis, 4 Juni 2026

Mengenal Kehidupan Umat Muslim di Pulau Unik 'Pulau Christmas' yang Jadi Bagian Australia

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Selasa, 27 Februari 2024 | 21:26 WIB
Pulau Christmas: Memahami Kehidupan Umat Muslim di Pulau Dekat Indonesia yang Milik Australia  (Foto: (Christmas Island))
Pulau Christmas: Memahami Kehidupan Umat Muslim di Pulau Dekat Indonesia yang Milik Australia  (Foto: (Christmas Island))

NAWACITAPOST.COM - Dunia ini memang menyimpan berbagai keunikan yang tak terduga yang mungkin belum familiar dengan Pulau Natal, judul di atas mungkin akan menimbulkan kebingungan.

Pulau ini dikenal dengan nama Christmas Island atau Pulau Natal, dan apa yang membuatnya begitu unik adalah fakta bahwa pulau ini dihuni oleh mayoritas umat Muslim, meskipun secara geografis terletak dekat dengan Indonesia, tetapi merupakan bagian dari wilayah Australia. Hal ini pasti menciptakan banyak pertanyaan di benak.

Baca Juga: Destinasi Wisata Eksotis Pantai Glagah Indah di Yogyakarta, Cocok Untuk Bersantai Bersama Keluarga Tersayang

Tidak seperti keanehan yang terkesan, judul di atas sebenarnya mencerminkan ringkasan dari fakta menarik tentang Pulau Natal ini. Mari kita lebih mengenalnya untuk menghindari kebingungan.

Mengenal Pulau Natal

Pulau Natal atau yang lebih dikenal sebagai Christmas Island merupakan wilayah eksternal Australia yang terletak di Samudra Hindia dan terdiri dari pulau bernama sama. Keunikan pulau ini terletak pada kedekatannya dengan Indonesia, hanya sekitar 350 kilometer dari selatan Jawa dan Sumatra.

Namun, pulau ini berjarak sekitar 1.550 km di barat laut dari titik terdekat di daratan Australia. Perlu diperhitungkan bahwa jarak dari Pulau Natal ke Australia ini lima kali lebih jauh daripada ke Indonesia.

Meski hanya memiliki luas sekitar 135 km persegi, Pulau Natal memiliki populasi sekitar 1.402 warga yang menetap di beberapa daerah, seperti Flying Fish Cove (atau dikenal sebagai Kampung), Kota Perak, Poon Saan, dan Drumsite. Pulau ini memiliki daya tarik wisata yang memikat, terdapat banyak keindahan tersembunyi dan objek wisata yang menarik.

Salah satu keunikan lainnya adalah Pulau Natal menjadi tempat migrasi kepiting merah terbesar di dunia. Setiap akhir November-Desember, diperkirakan ada 4-50 juta lebih kepiting merah darat yang bermigrasi di pulau ini, menciptakan pemandangan merah di sepanjang jalur mereka.

Baca Juga: Wisata Goa Seplawan di Purworejo, Keindahan Alam Yang Dibalut Dengan Misteri Pantai Selatan

Mayoritas Umat Muslim di Pulau Natal

Keunikan lainnya terkait dengan mayoritas umat Muslim yang mendiami Pulau Natal. Ini terkait dengan sejarah pulau tersebut, yang awalnya tidak memiliki penduduk asli. Sebagian besar penduduknya adalah imigran yang bekerja di sini dan berjuang untuk mendapatkan status kewarganegaraan Australia.

Di antara imigran tersebut, terdapat kelompok Muslim yang akhirnya membawa ajaran Islam ke pulau ini. Menurut data tahun 2021 dari laman Index Mundi, populasi Muslim di Pulau Natal mencapai 19,4% dari total penduduk 1.402 jiwa, sebagian besar berasal dari etnis Melayu. Walaupun bukan kelompok mayoritas, Islam menjadi agama kedua terbesar di pulau ini.

Pulau Natal memiliki beragam etnis, termasuk Anglo Australia, Eropa, Han (Tiongkok), dan lainnya. Dalam hal kepercayaan, terdapat penganut Buddha sebanyak 18,3%, Katolik Roma 8,8%, Protestan 6,5%, dan kepercayaan tradisional sebanyak 27,7%.

Halaman:

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini