Makna dari tradisi Natal Marhobas dan Marbinda tidak sekadar simbol kebersamaan dan pengingat persaudaraan antara masyarakat saja. Tapi, sebagai wujud dari rasa syukur kepada Tuhan.
3. Meriam Bambu (Flores)
Selanjutnya adalah tradisi Natal yang dilakukan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yaitu Meriam Bambu.
Tradisi Meriam Bambu merupakan salah satu tradisi Natal di Indonesia yang sangat meriah, dan sudah dilakukan sejak 1980-an.
Dulunya, suara menggelegar dari meriam bambu dilakukan untuk memberikan kabar duka. Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi Natal satu ini digunakan untuk mengekspresikan kegembiraan atas kelahiran Yesus Kristus.
Baca Juga: 7 Destinasi Kuliner Ambon, Jelajahi Kenikmatan yang Menggugah Selera
4. Kunci Taon (Sulawesi Utara)
Tradisi Natal yang banyak dijumpai di Kota Manado, Sulawesi Utara ini secara harfiah diartikan dengan “mengunci tahun”. Tradisi Natal di Manado ini resmi dimulai sejak memasuki bulan Desember.
Tradisi Natal Kunci Taon dimulai dengan serangkaian ibadah di gereja dan dilanjutkan dengan kegiatan ziarah ke makam kerabat.
Uniknya, kebanyakan masyarakat Manado akan meletakkan lampu hias di atas makam saat berziarah.
Namun, puncak perayaan Natal baru akan berlangsung pada Minggu pertama di bulan Januari. Tradisi Kunci Taon ditutup dengan pawai keliling menggunakan kostum-kostum unik.
Baca Juga: Mengenal Jenis - jenis Ikan Pari yang Ada Didunia, Nomor 1 Paling Besar
5. Ngejot dan Penjor (Bali)
Artikel Terkait
Durian Berkembang Pesat di Kabupaten Mojokerto: Ini Top 3 Kecamatan Penghasil Terbesar
5 Destinasi Wisata Luwuk dan Banggai Kepulauan, Mengungkap Keindahan Tersembunyi yang Memukau
Menemukan Kelezatan di Toko Oleh-oleh Khas Bekasi, Tak Boleh Dilewatkan!
5 Destinasi Wisata Menakjubkan di Sumatera Barat, Ada Grand Canyon-nya Indonesia
5 Rekomendasi Destinasi Wisata Ramah Anak di Medan, Ide Asyik Liburan Bareng Si Kecil