NAWACITApost.com - Di Indonesia, penyakit pneumonia juga dikenal dengan istilah paru-paru basah. Infeksi yang memicu inflasi pada kantong-kantong udara itu bisa terjadi di salah satu atau kedua paru-paru. Imbasnya, sekumpulan kantong-kantong udara kecil di ujung saluran pernapasan dalam paru-paru, akan membengkak dan dipenuhi cairan.
Kenapa Pneumonia sering menyerang imun anak-anak?
Umumnya, berbagai organisme seperti bakteri, kuman, virus, hingga jamur bisa menyebabkan pneumonia pada anak. Namun, Streptococcus pneumoniae adalah jenis bakteri yang paling sering menyebabkan penyakit ini pada anak.
Sistem kekebalan tubuh anak yang lemah. Masalah kesehatan kronis seperti asma pada anak atau fibrosis kistik. Masalah pada organ paru-paru serta pernapasan.
Penyakit ini sangat mudah menular apalagi pada kelompok usia anak-anak. Virus dan bakteri dapat menetap pada bagian hidung dan tenggorokan anak. Penyebaran dan penularan dapat terjadi ketika udara yang terkontaminasi dengan bakteri masuk hingga ke dalam paru-paru.
Tanpa disadari orang tua, kebiasaan tidak menggunakan masker pada anak, apalagi saat berada di sekolah atau day care bisa meningkatkan penularan dan penyebaran penyakit ini. Selain itu, anak-anak dengan sistem imun tubuh yang rendah lebih berisiko mengalami penularan penyakit ini. Untuk itu, pastikan orang tua memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral anak.
Jangan lupa untuk selalu mengajarkan anak menjaga kebersihan tubuh hingga tangan. Menyentuh objek atau benda yang telah terkontaminasi bakteri atau virus penyebab pneumonia dapat meningkatkan penularan, apalagi bila anak langsung menyentuh mata, hidung, atau mulutnya.