MAUMERE, NawacitaPost.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere dibawah Kanwil Kemenkumham NTT yang dipimpin oleh Marciana Dominika Jone mengadakan kegiatan simulasi pengenalan keimigrasian dengan menggandeng komunitas huruf kecil di halaman parkir Kantor Imigrasi Maumere. Sabtu, (29/1/2022).
Komunitas Huruf Kecil sendiri adalah sebuah wadah pembelajaran dan kreatifitas bagi anak-anak di Maumere, mulai dari kegiatan membaca, menulis, menggambar, bermain, hingga berbagai kegiatan lainnya. Kegiatan ini dimulai pukul 16.00 WITA dengan menerapkan protokol kesehatan (protkes) secara ketat, baik petugas maupun komunitas huruf kecil.
Keimigrasian adalah hal ihwal lalu lintas orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia serta pengawasannya dalam rangka menjaga tegaknya kedaulatan negara sehingga perlu adanya pengenalan sejak dini kepada anak–anak sehingga membuka wawasan dan pengetahuan baru khususnya generasi muda Indonesia di masa mendatang.
Eko Julianto Rachmad selaku Kepala Kantor Imigrasi sangat mendukung kegiatan positif tersebut, karena anak-anak dapat menyalurkan hobi dan kreatifitasnya secara optimal dibawah bimbingan orang tua serta Komunitas yang peduli terhadap perkembangan anak. Selain itu kegiatan tersebut juga dapat mengenalkan tentang Imigrasi kepada anak-anak sejak dini, khususnya di wilayah Maumere Kabupaten Sikka.
“Anak – anak ini adalah masa depan bangsa dan mereka memiliki tanggung jawab demi kedaulatan NKRI sehigga perlu adanya pengenalan Keimigrasian sejak dini,” ucap Eko.
Anak-anak ini bermain dan belajar selama kurang lebih 2 (dua). Mereka diantar oleh orangtua yang sekaligus mendampingi saat kegiatan belajar, anak-anak tampak bahagia dan menikmati saat mendengar arahan dari pegawai Kantor Imigrasi Maumere terkait apa itu keimigrasian, paspor serta syarat – syarat pembuatannya.
Salah satu orangtua mengaku senang dengan peran Komunitas Huruf Kecil dan keterlibatan Kantor Imigrasi Maumere. Orang tua tersebut mengatakan anaknya terbilang susah jika belajar di rumah, tetapi ketika ikut serta dalam kegiatan Komunitas Huruf Kecil, anak-anaknya mulai rajin menulis, membaca, dan menggambar. Meskipun anak-anaknya belum sempurna betul, dia mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini dan dengan adanya pengenalan keimigrasian kepada anak – anak dapat membuka pengetahuan baru dan wawasan bagi mereka.(Humas).