Sorotan Tajam: Efek Domino Maladministrasi
Kegagalan SPPG Surodikraman dalam memenuhi syarat administratif ini menciptakan efek domino yang merugikan banyak pihak:
- Siswa: Kehilangan hak atas tambahan nutrisi yang telah dianggarkan negara.
- Petani/Pemasok Lokal: Rantai pasok bahan baku makanan (sayur, telur, daging) yang biasanya diserap SPPG menjadi terputus.
- Kredibilitas Program Nasional: Citra Badan Gizi Nasional dipertaruhkan akibat lemahnya pengawasan terhadap unit pelaksana di daerah.
Publik kini menanti keberanian BGN dan Pemkab Ponorogo untuk melakukan audit menyeluruh. Apakah SPPG Surodikraman memang layak dipertahankan, ataukah perlu ada perombakan total manajemen agar ribuan porsi makanan bergizi bisa kembali terhidang di meja-meja kelas siswa Ponorogo?
Tanpa SLHS dan IPAL, program MBG di Surodikraman hanyalah proyek "setengah matang" yang justru membahayakan kesehatan publik.(esp)