Viva menegaskan, apabila Amien benar mendirikan parpol baru maka tokoh reformasi itu dinilai tidak akan identik lagi dengan PAN. Publik akan menilai Pak Amien Rais telah meninggalkan dan keluar dari PAN.
Dia memang tidak menampik Amien merupakan salah satu pendiri PAN, seperjuangan dengan sejumlah tokoh seperti Albert Hasibuan, AM Fatwa, AM Lutfi, Syamsurizal Panggabean, Ismid Hadad, Zoemrotin, Gunawan Muhammad, dan Abdillah Toha. Ia meyakini, partai politik baru bentukan Amien tidak akan memiliki efek elektoral yang signifikan bagi PAN. Khususnya, dalam Pemilu 2024. Sekalipun, parpol baru itu memiliki nama serupa dengan PAN, yaitu PAN Reformasi.
Baca Juga : Anies dan Terawan Beda Data, Padahal RS di Jakrta Belum Penuh ?
Viva mengatakan di dalam pemberitaan di media Pak Amien Rais kemungkinan menamakan partai barunya dengan PAN Reformasi. Menurut saya, kalaupun ada efek elektoral, getarannya sangat kecil alias nonsignifikan. Ada dasar argumentasi kalau PAN tidak akan terpengaruh secara elektoral. Pertama, karena masyarakat akan menilai bahwa itu adalah partai politik baru, bukan PAN yang asli, berbeda dengan kasus berdirinya Partai Gerindra, Partai Nasdem dan Partai Hanura.
Sebelumnya, pendiri PAN Amien Rais mengumumkan dirinya dan para sahabatnya akan mendirikan partai baru dengan asas partai adalah Islam rahmatan lil’alamin atau Islam sebagai rahmat bagi semesta alam