Jumat, 21 Agustus 2026

Gebrakan Sejarah! PEMKRIS Resmi Deklarasikan Diri Jadi Rumah Besar Tokoh Kristen Indonesia

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:12 WIB

NAWACITAPOST.COM— Sebuah momentum bersejarah secara resmi terukir di CWS Hall Gedung Kenanga, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (20/8). Perkumpulan Pemimpin dan Tokoh Kristen Bersatu (PEMKRIS) secara megah menggelar konferensi pers, pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP), sekaligus deklarasi organisasi yang siap mengguncang peta konsolidasi kepemimpinan di tanah air.

Langkah spektakuler ini menjadi fondasi awal untuk menghimpun seluruh kekuatan tokoh Kristen lintas denominasi dan Latar belakang—mulai dari rohaniawan, cendekiawan, akademisi, birokrat, politisi, pengusaha, hingga jajaran elite militer dan kepolisian. PEMKRIS tidak sekadar hadir sebagai wadah, melainkan berdiri tegak sebagai benteng dan mitra strategis pemerintah dalam mendampingi, mengawal, mengadvokasi, serta memperjuangkan hak-hak konstitusional umat.

Ketua Umum DPP PEMKRIS, Bishop Dr. Joshua BJJ. Tewuh, M.Th, menegaskan arah perjuangan besar organisasi independen ini.
 
 

“PEMKRIS hadir untuk menjadi rumah besar bersama. Kami ingin membangun persatuan, memperkuat peran kepemimpinan, serta menghadirkan wadah yang mampu mendampingi dan memperjuangkan berbagai kepentingan umat secara konstruktif, dialogis, dan sesuai dengan koridor hukum serta konstitusi,” ujar Bishop Dr. Joshua BJJ. Tewuh, M.Th.

Membenteng Hak Konstitusional Lewat Crisis Center

Tak main-main, PEMKRIS langsung menggebrak dengan merancang Crisis Center—sebuah wadah krusial yang berfungsi sebagai pusat pelaporan mendesak bagi berbagai persoalan yang berpotensi merugikan hak-hak konstitusional umat Kristen, baik secara individu maupun kelembagaan. Mengusung posisi yang ekumenis, interdenominasi, dan terbebas dari afiliasi partai politik, PEMKRIS memplot fungsinya secara tajam sebagai kolaborator, konektor, mediator, hingga navigator kehidupan Kekristenan di Indonesia.

Keseriusan dan bobot organisasi ini makin terpancar lewat komposisi tokoh berpengaruh di jajaran struktur kepengurusan. Prosesi pelantikan Ketua Umum DPP PEMKRIS dipimpin langsung oleh Irjen Pol. (Purn.) Dr. Ronny F. Sompie, S.H., M.H. selaku Ketua Dewan Pengawas. Sederet nama besar turut memperkuat pilar PEMKRIS, di antaranya:
  • Prof. Dr. Yasonna H. Laoly, Ph.D (Ketua Dewan Pembina)
  • Jend. (Purn.) Herman B. Leopold Mantiri (Ketua Dewan Pelindung)
  • Komjen Pol. (Purn.) Drs. Dharma Pongrekun (Anggota Kehormatan)
  • Prof. Thomas Pentury, M.Si (Ketua Dewan Pakar)
  • Brigjen (Purn.) Karel Albert Ralahalu (Ketua Dewan Penasihat)
  • Dr. Jimmy MR Lumintang, MA, MBA, MTH (Ketua Dewan Pertimbangan)

Baca Juga: Gempa M 3,6 Guncang Bantul DIY, 20 Kereta Api Berhenti Luar Biasa

Kiprah besar ini berdiri di atas fondasi legalitas yang kokoh melalui Surat Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0001173.AH.01.07.TAHUN 2026 yang diterbitkan pada 11 Maret 2026. Dengan menggelorakan semangat “Jaga, Kawal & Advokasi Kekristenan di Indonesia”, PEMKRIS siap mengarungi era baru untuk memperkuat persatuan dan mengawal kemajuan bangsa menuju Indonesia yang adil, maju, dan harmonis.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini