NAWACITAPOST.COM - Seratus Orang yang tergabung Karyawan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS), PT PT Merangkai Artha Nusantara (MAN) dan Masyarakat Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara orasi damai di Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (19/8/2025).
Orasi damai karyawan PMKS PT MAN dan Masyarakat Bangun Jaya tersebut , terkait permasalahan yang alami dampak pembangunan semenisasi jalan dari Dana Desa (DD) Pemerintah Desa Bangun Jaya menuju PMKS PT MAN yang kapasitasnya dibatasi tonase muatan mobil 6 ton sedangkan mobil angkutan CPO, Inti, Cangkang s
dari perusahaan tersebut 25-35 ton.
Dampak terbatasnya tonase muatan mobil angkutan hasil PMKS PT MAN yang selama ini dari 25-35 ton tersebut, aktivitas kerja di Pabrik Kelapa Sawitnya tidak berjalan seperti biasanya, sehingga berdampak pada kehidupan serta ekonomi sehari-hari dan karyawan setempat.
Dalam orasinya koordinator aksi mereka meminta DPRD Rokan Hulu mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu pembentukan waktu dalam hal ini terkait pengawalan pembebasan lahan pada jalan yang nantinya akan dibangun oleh PT MAN, sesuai yang telah disampaikan Bapak Wakil Bupati sebelumnya.
Yang mana pembebasan lahan tersebut, untuk jalan mengeluarkan hasil produksi PMKS PT MAN, karena jalan sebelumnya sudah dibangun jalan semenisasi oleh Pemdes Bangun Jaya dengan kapasitas tonase 6 ton.
Foto Berita Dengar Asipirasi Karyawan PT MAN Dan Masyarakat Desa Bangun Jaya, DPRD Minta Pemkab Rohul Solusi Masalah, Humas Ungkap CSR Ditolak Kades (NAWACITAPOST COM)
Baca Juga : peringati- pondok-kemerdekaan-ri-ke-80- lapas-gunungtua-gelar-upacara- dan-pemberian-remisi-bagi-wbp
Karyawan PMKS PT MAN dan Masyarakat Desa Bangun Jaya meminta Pimpinan dan Anggota DPRD Rokan Hulu mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat, karena terdampak pada PMKS PT sudah 14 hari tidak beroperasi, karyawan dan masyarakat sekitar ikut terdampak tidak bekerja.
"Kami dikantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu menyampaikan aspirasi kami yang terdampak pembangunan semenisasi jalan DD Pemerintah Desa Bangun Jaya menuju PMKS PT MAN tersebut. Intinya kami bukan pembangunan dari pemerintah. Sebagai bukti dukungan kami Kepada Pemerintah kami dari PT MAN siap membangun jalan tersebut dengan anggaran Rp 2.5 Miliar, namun tidak ada dukungan dari Kepala Desa setempat dengan menyampaikan beberapa permohonannya, yang juga pimpinan kami tidak setuju," kata Hafis Humas PT MAN dan Perwakilan masyarakat dihadapan Pimpinan, anggota DPRD Rokan Hulu yang menerima perwakilan Karyawan dan masyarakat.
Adapun beberapa poin pada dua kali pertemuan dikantor camat Tambusai Utara itu yang PT MAN tidak setuju yakni, permohonan dari Rp 2 Rupiah menjadi RP 5 Rupiah/Kg buah masyarakat yang dibeli oleh PMKS PT MAN dan Tambahan Serikat Pekerja bongkar muat kelapa sawit.
“Kami dari PT MAN siap membangun jalan dari Jalan Lintas ke PT MAN dengan anggaran Rp 2,5 Miliar sesuai tonase muatan PMKS nya. Dan menambah penerimaan pekerja masyarakat tempatan, namun di jalan tersebut dibangun jalan semenisasi DD dan sudah siap, sehingga terdampak kepada kami PMKS dan Masyarakat sekitar PT MAN,” ungkapnya.
Humas PT MAN juga membeberkan CSR dari Perusahaan mereka yang sudah diterima masyarakat sekitar PMKS, Karang Taruna, di Mesjid, gerja dan lainnya setiap bulan nya, Rp 6.800.000.-
“Namun CSR yang akan kami berikan kepada Pemerintah Desa Bangun Jaya, tidak diterima oleh Kadesnya,” tutur Humas PT MAN lagi dihadapan Pimpinan dan Anggota DPRD Rokan Hulu.
Setelah mendengar Asipirasi tersebut, dan karena ada beberapa sudah ada berita acaranya Pimpinan dan Anggota DPRD meminta Pemerintah Pemerintah Rokan Hulu untuk segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi terhadap masyarakat sekitar PMKS PT. MAN tersebut
Foto Berita Dengar Asipirasi Karyawan PT MAN Dan Masyarakat Desa Bangun Jaya, DPRD Minta Pemkab Rohul Solusi Masalah, Humas Ungkap CSR Ditolak Kades (NAWACITAPOST COM)
"Kami di Kantor DPRD ini hanya bisa merekomendasikan, sehingga hari ini kami mendesak dan meminta Pemkab Rokan Hulu segera mengoordinasikan aspirasi masyarakat dan karyawan pekerja di PT MAN ini, ini masalah kehidupan sehari-hari dan ekonomi didaerah PT MAN," demikian disampaikan Ketua DPRD Rokan Hulu Hj Sumiartini didampingi Wakil Ketua Porkot Lubis, SH, MH, Anggota DPRD Dapil III Purwadi, STMM, Mukhlizar, SH, Roni Marusaha Damanik.dan Hermanto.
Selama aksi berlangsung kondusif, ratusan Gabungan Pengamanan dari Satpol PP dan Damkar dan Kepolisian Resor Rokan Hulu, hingga massa pulang dengan damai
Artikel Terkait
Pemberitahuan Sudah Diterima Polres, Aksi Damai Lintas Lembaga Dibatalkan
Aksi Damai Puluhan Warga Surabaya Peringati Hari HAM dengan Menolak Politik Dinasti
APPD Jatim Gelar Aksi Damai Dukung Pelaksanaan Pemilu 2024 di KPU
Relawan Gerakan Prabowo 08 Akan Gelar Aksi Damai Bersama 10 Ribu Relawan
Ragukan Profesional Kanwil Kemenkumham Dan Kementrian ATR BPN Riau, Korban Oknum Notaris Dan PPAT Siap Lakukan Aksi Damai