Baca Juga: Karir ASN Disnaker Nganjuk Hancur Lebur dalam Dekapan Cinta Terlarang Dengan Oknum Polisi
Efisiensi atau Mati: Menjaga Setiap Rupiah
Selain mengejar pendapatan, Johni juga mendeklarasikan perang terhadap pemborosan. Ia menginstruksikan manajemen aset yang lebih ketat agar tidak ada lagi pengadaan barang yang mubazir. Setiap rupiah yang keluar dari kas daerah harus memiliki dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
"Efisiensi adalah bentuk penghormatan kita terhadap uang rakyat. Jangan biarkan satu rupiah pun terbuang sia-sia sementara masyarakat kita sedang berjuang melawan tekanan ekonomi," tambahnya.
Penghormatan di Ujung Pengabdian
Di penghujung pidatonya yang penuh energi, suasana yang tadinya tegang berubah menjadi haru. Johni menyempatkan diri untuk memberikan apresiasi setinggi langit kepada para ASN yang memasuki masa purna bhakti. Ia menyebut mereka sebagai pilar-pilar sejarah yang telah menjaga tegaknya birokrasi di bumi Flobamora.
Baca Juga: Melawan Batas, Menjemput Takdir: Kemnaker Gebrak Bantul dengan Misi Kemandirian Disabilitas!
"Dedikasi kalian adalah obor bagi mereka yang masih aktif. Terima kasih atas pengabdian tanpa pamrih ini," tutup Johni diiringi tepuk tangan yang memecah keheningan pagi di Kantor Gubernur.
Apel pagi itu bukan sekadar upacara; itu adalah sebuah pernyataan sikap bahwa NTT siap bertarung di tengah himpitan ekonomi dunia, dipimpin oleh birokrasi yang disiplin, inovatif, dan penuh keteladanan.(FKD)