Kamis, 4 Juni 2026

Kaget Biaya Pemakaman di Kembang Kuning Capai Rp2,2 Juta, Wakil Ketua DPRD Siap Fasilitasi Penertiban

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Rabu, 12 Februari 2025 | 23:58 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai Bersama KH. Muchid Murtado, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surabaya, saat reses DPRD Surabaya di Kelurahan Darmo, Wonokromo, Rabu (12/2/2025) (Nawi)
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai Bersama KH. Muchid Murtado, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surabaya, saat reses DPRD Surabaya di Kelurahan Darmo, Wonokromo, Rabu (12/2/2025) (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menerima keluhan dari warga terkait mahalnya biaya pemakaman yang mencapai Rp2,2 juta di area Makam Islam Kembang Kuning, Surabaya. Keluhan tersebut disampaikan warga saat dirinya menggelar reses di RT 9 RW 9, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, yang dihadiri lebih dari 100 warga, Rabu (12/2/2025).

Turut hadir dalam agenda reses tersebut, KH. Muchid Murtado Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surabaya.

Menanggapi aduan ini, Bahtiyar Rifai menegaskan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya guna menindaklanjuti dugaan pungutan liar dalam biaya pemakaman. “Nanti saya koordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup selaku yang berwenang untuk mengecek dan menertibkan hal-hal seperti ini,” ujar Bahtiyar di hadapan warga.

Baca Juga: Keluhkan Keamanan, Warga RW 06 Gayungan Usulkan CCTV ke Agoeng Prasodjo dalam Reses

Politisi dari Partai Gerindra ini menduga ada oknum tertentu yang memanfaatkan situasi tersebut, sehingga memberatkan masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Ia pun menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan pemakaman dan meminta pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada pungutan di luar ketentuan.

Dalam pertemuan itu, Bahtiyar Rifai juga memaparkan tugas dan fungsi anggota DPRD kepada warga. Ia menjelaskan bahwa DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu sebagai pembuat peraturan daerah (Perda), menyusun anggaran bersama Pemerintah Kota Surabaya, serta menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.

“Kami tidak hanya membuat kebijakan, tetapi juga mengawasi pelaksanaannya agar tetap berpihak kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Warga Jagir Butuh Penambahan Area Makam, Tubagus Lukman: Siap Kawal Melalui Fraksi PKB!

Bahtiyar juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan kota. Menurutnya, peran serta warga sangat dibutuhkan dalam menyampaikan aspirasi dan turut serta dalam program-program pemerintah.

“Pembangunan yang baik tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari kepedulian dan partisipasi masyarakat. Kita harus bersama-sama menjaga dan membangun Surabaya menjadi lebih baik,” pungkasnya. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini