Kamis, 4 Juni 2026

Hilang Sebulan Lebih, Nasib Remaja di Nias Masih Jadi Misteri

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 29 Agustus 2023 | 16:58 WIB

NAWACITApost.com - Seorang remaja berinisial JD (14) dinyatakan hilang secara misterius. Warga Pasar Pulau Tello, Kampung Cina, Desa Bintuang, Pulau-Pulau Batu Barat, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut) itu dinyatakan hilang sejak Jumat (21/7/2023).

Saat itu sekira pukul 21.00 WIB, JD pergi dari rumah untuk bermain bersama teman-temannya. Namun, JD belum juga kembali ke rumah hingga tengah malam. Pihak keluarga lantas menghubungi JD, namun tak kunjung mendapatkan respons.

Besoknya, atau Sabtu (22/72023) ayah JD, Sumaneli Dakhi (53) berinisiatif mencari anaknya tersebut karena merasa khawatir karena belum juga pulang ke rumah. Satu per satu, Sumaneli mendatangi teman-teman anaknya, tetapi usahanya tersebut tak membuahkan hasil.

Sudah berbagai cara dilakukan Sumaneli, tetapi upaya pencarian tersebut tidak dapat menemukan siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Pulau Telo, Nias Selatan itu. Kemudian, pada Senin (24/7/2023) Sumaneli membuat laporan Polisi di Polsek Telo Kecamatan Pulau-pulau Batu. Laporan Sumaneli tersebut bernomor LKO/1/IIV/2023/SPKT II/Polsek Pulau Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan.

Selanjutnya, pada Kamis (27/72023) Sumaneli mendapatkan informasi dari salah satu keponakannya berinisial KH bahwa ada teman JD berinisial S telah melihat HP JD di tangan MF. Mendengar hal itu, Sumaneli langsung memanggil S dan ternyata informasi tersebut adalah benar.

Setelah mengetahui informasi bahwa Hp JD ada ditangan MF, Sumaneli lantas memberitahukannya kepada salah satu anggota Polsek Pulau-pulau Batu. Kemudian, pada malam itu juga pihak Polsek Pulau-pulau Batu melakukan penggerebekan dan menemukan Hp JD berada di Kost MF dan TG.

Dari hasil penyelidikan lebih lanjut di Polsek Pulau-pulau Batu, akhirnya didapatkan 2 alat bukti yaitu HP dan baju JD yang sempat disembunyikan di dalam parit kantor Koramil, tak jauh dari kost mereka. Sumangeli menduga bahwa hilangnya JD karena pembunuhan berencana.

"Selain itu juga, saya dan seluruh keluarga besar sudah tidak lagi percaya kepada Polsek Pulau-pulau Batu yang tidak melakukan upaya penyelidikan lebih dalam pada pengungkapan kasus hilangnya anak saya sampai sekarang. Bahkan, pihak Polsek Pulau-pulau Batu hanya melakukan upaya perdamaian antara keluarga saya dengan ke-3 saksi yaitu, S, MF, dan TG," ucap Sumangeli, dikutip Selasa (29/8/2023).

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Polsek Pulau-Pulau Batu, pada 9 Agustus 2023 diketahui bahwa JD hilang di sekitaran tangkahan belakang rumah Suganto alias Ko Gan pada saat berenang menuju keramba milik Eddy Lie alias Ama Yudi untuk mencuri udang lobster di keramba tersebut. Hal itu terungkap berasarkan hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Pulau-Pulau Batu kepada para saksi, yakni Michaelman Finowaa (MF) alias Siva, Yakin Terserah Gaurifa (YTG) alias Cela, dan Marlinus Gaho (MG).

Berdasarkan keterangan para saksi pula diketahui, pada saat JD berenang menuju keramba milik Eddy terjadi guncangan air yang mengakibatkan hilangnya JD. Berdasarkan rekaman CCTV milik Suganto, pada saat itu waktu menunjukkan pukul 00:55:45 – 00:56:00 WIB, memang terlihat guncangan air.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini