Bandung, NAWACITApost.com – Keikutsertaan Kanwil Kemenkumham Jabar dalam Kontestasi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi Birokrasi (KemenPAN R/B) tahun 2023 merupakan kelanjutan Predikat WBK yang telah diraih pada tahun 2019 silam.
Kakanwil Kemenkumham Jabar R. Andika Dwi Prasetya bersama Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Jabar, Kepala Divisi Administrasi Anggiat Ferdinan, Kepala Divisi Keimigrasian Yayan Indriana, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kusnali, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Andi Taletting Langi dan Tim Kelompok Kerja Zona Integritas WBBM Kemenkumham Jabar siang ini (Senin, 15/05/2023) mengikuti Penilaian ZI menuju WBBM oleh Tim Penilai Internal (Itjen Kemenkumham R.I) untuk memastikan di tahun 2023 Kemenkumham Jabar Layak untuk mendapatkan Predikat WBBM.
Berbagai perubahan signifikan diberikan kepada masyarakat sebagai pengguna layanan dengan tujuan memberikan pelayanan terbaik (Hospitality and Service Excellence) yang selaras dengan filosofi Masyarakat Sunda “Someah Hade ka Semah” / Bersikap Baik, Ramah, Menjamu, dan Membahagiakan Tamu Walaupun Belum Mengenalnya. Sebelumnya Kakanwil Andika dan Pimti Pratama Kanwil Kemenkumham Jabar mendampingi Tim Itjen untuk berkeliling Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, mengenalkan seluruh Ruang Divisi dan Ruang Layanan serta Fasilitas penunjang yang dimiliki Kemenkumham Jabar dan juga Evaluasi Lapangan.
-
Optimalisasi Pemanfaat Teknologi Informasi di Kemenkumham Jabar diimplementasikan melalui Aplikasi layanan Terintegrasi “ Kabayan Pasti”, Aplikasi Penomoran Surat “APARAT JABAR”, serta aplikasi presensi kegiatan online “PRESTASI (Presensi Kegiatan KABAYAN PASTI)”. Aplikasi KABAYAN PASTI dapat diakses melalui laman web https://kabayanpasti.kemenkumham.go.id/ dan pada saat ini memuat 9 fitur layanan yang terdiri dari : 1. Layanan Perizinan; 2. Layanan Peraturan Perundang-Undangan; 3. Layanan KAHIJI ONLINE; 4. Layanan Pendaftaran Pelantikan Notaris; 5) Layanan JDIH; 6. Layanan Loket Virtual KI; 7. Layanan Pelaporan Kinerja Notaris; 8. Layanan Konsultasi Online; dan 9. Survei Kepuasan Konsumen.
Selain itu, Kemenkumham Jabar terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana agar dapat mendukung pelayanan prima yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta lebih ramah HAM (Area parkir khusus disabilitas, Jalur khusus disabilitas, Kursi roda, Toilet khusus disabilitas, Area bermain anak dan Ruang laktasi).
Tersedianya Loket Layanan Terpadu ‘Law Centre’ untuk mengakomodir masyarakat yang memerlukan layanan apapun pada Kantor Wilayah. seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat atas pelayanan yang lebih mudah dan praktis, maka Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat senantiasa terus melakukan terobosan di Era Digitalisasi untuk melahirkan inovasi pelayanan berbasis Teknologi Informasi yang dapat memenuhi tuntutan masyarakat guna meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih optimal.
Keikutsertaan Kemenkumham Jabar pada Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung sebagai upaya ‘jemput bola’ dalam memberikan pelayanan prima kepada pengguna layanan, khususnya terkait Pelayanan Kekayaan Intelektual. Selain itu, Kantor Wilayah juga berupaya meningkatkan wawasan terkait Hukum dan HAM bagi WBP se-Jawa Barat dengan implementasi program ‘Penyuluh Hukum Goes to Prison’.
-
Hal ini diamini Gubernur Provinsi Jawa Barat M Ridwan Kamil pada kesempatan yang berbeda yang telah memberikan Apresiasi dan Dukungan kepada Kemenkumham Jabar untuk dapat mempertahankan WBK dan meningkatkan perannya dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat, serta agar dapat meraih predikat WBBM di Tahun 2023. “Berbagai Capaian Penghargaan yang telah kami terima dengan segala kerendahan hati tersebut sejatinya tidak lantas membuat kami besar kepala, namun justru kami jadikan pecutan untuk terus meningkatkan kinerja agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih baik lagi kepada masyarakat”. tutup Andika.
Yang membedakan Kumham Jabar dengan Satuan Kerja lain dalam bersiap menuju WBBM, bahwa kami memiliki SDM yang tahu dan mengerti akan tugas dan fungsi, sehingga satu sama lain saling menguatkan, Kemenkumham Jabar juga mendorong UPT di bawahnya baik Imigrasi maupun Pemasyarakatan untuk meraih WBK/WBBM dengan memposisikan sama sebagai kontestan WBK/WBBM.