Jumat, 5 Juni 2026

50 Mama Papua Pelaku UMKM Kota Jayapura Terima Sosialisasi KI & Perseroan Perorangan Bersama Kakanwil Kemenkumham Papua

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 29 Maret 2023 | 21:34 WIB
Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba.
Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba.

Jayapura, NAWACITApost.com – Sebanyak 50 orang Mama-mama Papua Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah mengikuti Pelatihan Peningkatan Kualitas Manajemen Bagi UMKM Kota Jayapura yang diselenggarakan Pemerintah Kota Jayapura, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi & UKM hari ini, (29/3/2023).

50 Orang Mama-Mama Papua menerima materi tentang Pelindungan dan pemberdayaan UMK melalui Perseroan Perorangan dan Kekayaan Intelektual langsung disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba, SH.,M.Si. Kegiatan ini digelar bertempat di Aula Balai Besar POM, Jln. Baru Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Dalam Sosialisasinya, Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba dalam penyampaian materi terus mendorong 50 Orang Mama-mama Papua yang menjadi peserta pelatihan harus berani untuk mengambil langkah mau memulai sesuatu.

Karena menurut Kakanwil jika Mama-mama Papua mau sukses harus dimulai dari diri sendiri dan terus berusaha, bekerja keras untuk mewujudkan setiap impian dan cita-cita.

Dikatakan Anthonius, saat ini Kementerian Hukum dan HAM meluncurkan terobosan baru dengan menghadirkan entitas Perseroan Perorangan dengan tanggung jawab terbatas, yang diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja.

Untuk itu, Kakanwil mengajak Peserta Pelatihan agar mau mendaftarkan Usahanya hanya dengan merogoh saku Rp 50.000 asal Syaratnya lengkap berupa NPWP, KTP dan Email aktif Tim dengan sanagat cepat untuk memprosesnya.

"Kami tunggu ya Mama-Mama Papua datang di Kantor Wilayah Kemenkumham Papua, cukup bawa syarat tersebut dan petugas kami akan melayani dengan cepat," ajak Ayorbaba (29/2023).

Materi lainnya yang juga sangat penting disampaikan kakanwil yakni Kekayaan Intelektual (KI) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI. Melalui KI Kakanwil menjelaskan Kekayaan intelektual adalah Hak yang timbul hasil olah pikir, karsa, rasa manusia yang menghasilkan suatu proses atau produk barang dan/atau jasa yang berguna bagi manusia itu sendiri.

-


Dikatakan Kakanwil, Ayorbaba Kekayaan Intelektual terbagi dalam dua yakni Kepemilikan Personal dan Komunal. Dijelaskan Kepemilikan Komunal terdiri dari Ekspresi Budaya tradisional (EBT), Pengetahuan tradisional (PT), Sumber Daya Genetik (SDG) dan Potensi Indikasi Geografis sedangkan Kepemilikan Personal terdiri dari Hak cipta dan Hak Kekayaan Industri.

Hak kekayaan Industri terdiri dari Paten, Merek, Desain Industri, Rahasia Dagang,desain tata letak sirkuit terpadu, dan Varietas Tamanan, ujar Ayorbaba.

Penyampaian materi Oleh kakanwil diselingi dengan contoh kongkrit apa yang telah dikerjakan Kantor Wilayah Kemenkumham Papua dalam melayani Papua. Hal ini tergambar dalam animo masyarakat Papua yang terus mendaftar Hak Kekayaan Intelektualnya untuk mendapat perlindungan Hukum dan membuahkan hasil Kanwil Papua di Tahun 2022 mendapat 3 Penghargaan sekaligus atas Prestasinya Pendaftaran dan Pencatatan Hak Cipta mencapai 1000 lebih Sertifikat.

-


Dikatakan Ayorbaba, saat ini Kantor Wilayah Kemenkumham Papua terus bekerja untuk menolong Masyarakat Papua dengan target di tahun 2023 ini harus mencapai 1000 sertifikat KI yang akan diserahkan kepada Masyarakat Papua kerja sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Papua.

Dikatakannya, Mengingat Tahun 2023 ini ditetapkan Menkumham RI sebagai Tahun Merek setelah Tahun sebelumnya merupakan Tahun Hak Cipta.

Semua harus bisa dimulai, karena kita orang Papua juga bisa. Kemauan mau berusaha itu akan menghantar kita kepada sukses, pesannya kepada Mama-Mama Papua pelaku UMKM Kota Jayapura.

Materi pun ditutup dengan Sebuah Kalimat yang membangunkan semangat berusaha, marilah kita bekerja jangan meninggalkan air mata, tetapi mari kita bekerja dengan meninggalkan mata air kehidupan bagi anak cucu dan Generasi baru Papua. Semua itu harus dibangun dengan motivasi diri yang positif, karena peluang itu ada, dan tinggal kita memulai keputusan terbaik untuk meraih sukses. (*)

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini